Skip to content

PEMULIHAN PONDOK DAUD

March 11, 2013

Pemulihan Pondok Daud

 

Pendahuluan:

Jaman Mezbah:

Mezbah didirikan oleh manusia dalam rangka penyembahan kepada Allah. Mezbah antara lain didirikan oleh Nuh, Abram, Ishak, Yakub, Musa, Yosua, Gideon, Saul, Salomo, Elia, dll

Pada jaman Musa,

Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat kemah sembahyang yang nomaden untuk tempat beribadah sepanjang perjalanan di padang belantara

Daud mendirikan kemah yang dalam pelaksanaan ibadah sangat berbeda dari yang telah ditetapkan Musa dalam taurat, tetapi mendapat rekomendasi dari Tuhan. Bahkan Amos menubuatkan adanya pemulihan pondok Daud (Amos 9:11) dan Yakobus mengutib kembali ayat ini dalam Kis 15:16-17 dalam rangka mengemukakan argumentasi mengenai karya keselamatan Allah juga berlaku bagi non Yahudi

Dibangunnya kembali pondok Daud, menggunakan kata restore, rebuild, dibangun kembali

Daud pada akhir hidupnya rindu membuat Rumah Allah, yang terealisasi pada jaman Salomo, tetapi Rumah Tuhan jaman Salomo dirobohkan oleh Jendral Titus, Panglima dari Roma, pada tahun 70 Masehi. Inisisatif Manusia untuk mendirikan Rumah Tuhan, akhirnya mengalami kerobohan. Tidak demikian dengan Pondok Daud yang sangat berkenan di hati Tuhan sehingga Tuhan memulihkan Pondok Daud di akhir jaman, yaitu di Gereja-Nya.

Apa itu Pondok Daud? Pondok Daud berisi Pujian, Penyembahan dan Musik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERBEDAAN

TABERNAKEL MUSA DAN KEMAH DAUD

Tabernakel Musa Kemah Daud
Ada tiga ruangan, ruangan halaman, ruang kudus, ruang maha kudus Hanya ada satu ruangan
Imam-imam bertugas dengan tata aturan yang sangat ketat Daudlah yang mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, Daud memberkati bangsa itu demi nama Tuhan ( I Taw 16:2) sekalipun Daud bukan keturunan Imam, tetapi menyelenggarakan fungsi imamat, dan hal itu diterima oleh Allah (I Taw 21:26) Tuhan menyatakan perkenan-Nya dengan Api Kemuliaan-Nya menyambar persembahan Daud
Tabut Allah diletakkan di Ruang Maha Kudus Tabut Allah diletakkan di tengah-tengah kemah yang dipasang Daud ( I Taw 16:1)
Imam besar bertugas setahun sekali mewakili seluruh bangsa Dalam kemah Daud, tidak ada imam besar, untuk tipologi bahwa imam besar adalah Yesus Kristus sendiri ( Ibr 9:11-15) sedang ruang maha kudus adalah surga itu sendiri.
Tabut Allah hanya dilayani oleh imam besar setahun sekali (IM 16:2-34) Tabut Allah selalu dikelilingi oleh para biduanita dari kelompok Asaf
Hanya orang Lewi yang boleh melayani Tabut Allah Obet Edom, orang Gad termasuk di dalam kelompok orang-orang yang bertugas menaikkan puji-pujian di sekitar tabut Allah. (I Taw 16:5,37-38,  I Taw 13:13) Semua orang percaya bisa jadi Lewi yang mampu menghampiri tahta Allah dan melayani Dia ( I Pet 2:9)
Orang Lewi membawa darah binatang, untuk lambang penebusan dosa Darah Yesus adalah kasih karunia (Ef 2:13-19) yang menebus dosa manusia, tidak diperlukan lagi darah binatang, hanyalah membawa KORBAN SYUKUR, PERSEMBAHAN PUJI-PUJIAN (I Taw 16)
Peraturan Taurat yang ketat Realita zaman gereja di masa taurat

CIRI-CIRI PONDOK DAUD

I Taw 16:4-36

Puji-pujian
Penyembahan
Bunyi-bunyian: gambus, kecapi, ceracap, nafiri dll

 

Kesimpulan: Tuhan sedang memulihkan Gereja-Nya di akhir jaman dalam hal Praise and Worship.

 

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: