Skip to content

SEKILAS TENTANG KITAB MAZMUR

March 11, 2013

Sekilas Tentang Kitab Mazmur

(diintisarikan dari handout mata kuliah Mazmur,dosen: Bpk Sutoyo.Jurusan Musik Gerejawi, Ukrim)

Kitab Mazmur juga dikatakan sebagai kamar musik karena didalamnya penuh dengan musik surgawi

Kecuali kitab Mazmur tidak ada kitab lainnya yang dikutib menjadi “nyanyian pujian”. Dari 283 kutipan yang ada di PB, 116 kutipan berasal dari kitab Mazmur, itu menanadakan bahwa penulis-penulis PB sangat interest dengan kitab Mazmur.

Dalam bahasa Inbrani Mazmur disebut sebagai Mizmor yang artinya nyanyian yang dinyanyikan dengan iringan alat musik khususnya isntrumentalia

Judul kitab Mazmur dalam bahasa Ibrani disebut Tehillim yang artinya puji-pujian/ nyanyian-nyanyian. Dalam Septuaginta diterjemahkan dengan PSALMOS yang artinya syair/nyanyian yang dinyanyikan dengan alat musik

Dari 150 kitab yang ada , kitab Mazmur merupakan himpunan dari kitab-kitab.

73 pasal  ditulis oleh Daud, dua belas pasal oleh Asaf, sepuluh pasal ditulis oleh anak-anak Korah, dua pasal oleh Salomo, satu pasal oleh Musa, satu pasal oleh Etan, satu pasal oleh Heman, 18 pasal tanpa judul tanpa pengarang, 4 pasal tanpa pengarang tetapi ada judul, 10 pasal sebagai mazmur Haleluya, 13 pasal sebagai mamur ziarah, 5 pasal tanpa nama tanpa judul.

Keistimewaan kitab Mazmur adalah, kitab Mazmur ditulis oleh beberapa orang yang hidup pada periode jaman yang berlain-lainan misalnya jaman Daud dan jaman Musa.

Menurut penelitoian, kitab Mazmur  memakan waktu 500 tahun penulisan.

Kitab Mazmur dibagi menjadi 5 bagian:

  1. Psl 1-41 isinya mirip dengan kitab Kejadian, yang berisi tentang penciptaan,                             kejatuhan manusia dalam dosa, dlsb
    1. Psl 42-72 isinya mirip dengan kitab Keluaran, berbicara tentang kelepasan, keselamatan yang dari Tuhan
    2. Psl 73-89 isinya mirip dengan kitab Imamat, ibadah yang kudus dan sejati
    3. Psl 90-106 Mirip dengan kitab Bilangan, proses keselamatan sampai pada pengalaman keselamatan
    4. Psl 107-150 isinya mirip dengan kitab Ulangan, ucapan syukur dan kesetiaan Allah.

Macam-macam puisi Ibrani:

  1. puisi lyric, karekter puisi ini bersifat perasaan/emosi
  2. puisi didaktik/pengajaran bersifat pengajaran kebenaran
  3. puisi prophetic yaitu bersifat nubuatan
  4. puisi dramatic dimana didalamnya ada pembicaraan bersambung

Judul-judul dalam Mazmur

  1. Lamed : dari , oleh, untuk
  2. Mazmur : nyanyian yang diiringi instrumental khususnya alat musik petik
  3. Sir : nyanyian vocal bersifat sukacita
  4. Maskhil : nyanyian pengajaran natau nyanyian pengertian
  5. Miktam : artinya terukir, nyanyian penebusan atau pengampunan dosa
  6. Tephilah: sering diterjemahkan dengan doa atau doa-doa
  7. Tehilah : nyanyian pujian, bersifat kemenangan, sukacita, pengucapan syukur, disertai tepuk tangan
  8. Ziarah : nyanyian pada saat diadakan suatu perjalanan

Bentuk-bentuk puisi Ibrani:

  1. Perjodohan yang sejajar/ synonymous Paralelisme, kalimat kedua menekankan arti kalimat pertama, contoh Mas 24:1-3
  2. Perjodohan yang bertentangan /antithetic paralelisme, kalimat kedua bertentangan dengan kalimat pertama namun demikian menyatakan pentingnya kalimat pertama. Contoh Mas 90:6, Maz 1:6
  3. Perjodohan penggabungan atau sambung menyambung/ syntethic paralelisme, yaitu makna kalimat yang kedua menjelaskan atau menambah makna kalimat pertama. Contoh Maz 19:8-9
  4. Perjodohan pembukaan dan penutupan/ perjodohan perputaran/ introverted

paralelisme Mis Maz 103

  • A. Pujilah Tuhan ay 1-5
  •             B. Kebaikan Tuhan ay 6-7
  •                         C. Tuhan penyayang dan Pengasih ay 8
  •                                     D. Pengasihan Tuhan ay 9
  •                                                 E.  Pengampunan Tuhan ay 10
  •                                                 E.  Pengampunan Tuhan ay 11-13
  •                                     D. Pengasihan Tuhan ay 14-16
  •                         C. Tuhan penyayang dan Pengasih ay 17-18
  •             B. Kebaikan Tuhan ay 19
  • A. Pujilah Tuhan ay 20-22
  1. Perjodohan saling menyahut/ responsery paralelisme, mis, Maz 108:1-2
  2. Perjodohan yang langsung menuju klimaks/ climaxtic paralelisme, makin lama makin menegaskan arti kalimat pertama, Maz 115:1, 92:10
  3. Perjodohan bergantian/ alternate paralelisme/ kalimat yang silih berganti maknanya, baris pertama dan ketiga sejajar, baris ke dua dank e empat sejajar artinya, Mis Maz 110:1-2, 24:7-10, 62:2-13
  4. Bentuk kumpulan abjad/ acrostic, menggunakan abjad bahasa ibrani yang berurutan, Mis Maz 9,10,24,25
Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: