Skip to content

67 EKSPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN- edit April 2015

March 19, 2015

EKSPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

MARET 2015.

EDITING APRIL 2015

BACA TULISAN TERKAIT:

PROGRESSIVE CHORD UNTUK PENYEMBAHAN

HYMNE VS KONTEMPORER

MATERI WORKSHOP MUSISI GEREJAWI

CONTOH CATATAN PERSIAPAN WL

MAKALAH INI AKAN DIPRAKTEKKAN ADEGAN DEMI ADEGAN DI SEMINAR INI

 

Saran penyajian sesi EKPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN  ini:

Opening = menjelaskan apa itu keajaiban ekspresi sekitar 15  menit

Lanjut ke pembagian kelompok peserta workshop/ tiap kelompok bisa 3-5 orang

Jumlah kelompok bebas sesuai pengunjung seminar ( disarankan 10 kelompok)

Bagilah tugas pada tiap kelompok dia akan memperagakan ADEGAN CONTOH EKSPRESI DALAM KESEHARIAN . (disarankan untuk 10 kelompok, masing-masing berlatih untuk 6 ekspresi)

Contoh: adegan anak yang melompat kegirangan saat dia diberi tahu bahwa dia juara kelas !

Lebih seru lagi jika panitia penyelenggara, mempersiapkan tiap properti tiap adegan, misalnya raport, hadiah, sapu, dll

Misalnya kelompok 1 mempersiapkan adegan nomor 1-6 sedangkan kelompok 2 mempersiapkan adegan 7-12 dst

Lalu caranya sebagai berikut:

  1. Pembicara menjelaskan arti dari tiap ekspresi pujian dan penyembahan point demi point, misalnya sekarang jelaskan point 1, apakah arti dari SHUWR itu
  2. Setelah itu, pembicara memanggil kelompok 1 memerankan adegan sepasang pengantin yang menyanyi duet dalam acara pernikahan ( property- tile/kain penutup kepala /wajah pengantin wanita, dan jas untuk pengantin pria dan dasi kupu)
  3. Setelah itu Pembicara mengajak peserta seminar mempraktekkan SHUWR dengan sebuah lagu dalam acara workshop tersebut ( mohon latihan dulu dengan pemusiknya- sebelum acara berlangsung- sehingga lagu tidak mendadak)
  4. Menginjak ke point ke 2, dst.

Jika satu point butuh 10 menit, maka untuk  67 EKSPRESI PUJIAN PENYEMBAHAN INI butuh 67X10 menit = 670 menit = lebih kurang 11,5 jam , jika tiap 2 jam dibutuhkan break 15 menit, maka dibutuhkan waktu  lebih kurang 13 jam.

Dengan perkiraan waktu sbb:

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan

Pendahuluan Sesi – 1 jam

  • Pendahuluan- penjelasan Apakah itu KEAJAIBAN EKSPRESI, apa itu arti dari PRAISE AND WORSHIP ( 15 menit)
  • Pembagian kelompok dan tugas kelompok (15 menit)
  • Memberi kesempatan tiap kelompok untuk berlatih , 6 adegan diberi waktu latihan 30 menit ( masing-masing adegan diberi waktu latihan 5 menit)
  • Agar tertip maka tiap 5 menit panitia bisa membunyikan bell agar tiap peserta segera berganti ke latihan ke adegan lain
  • Tiap adegan hanya boleh ditampilkan 1 menit- jadi 9 menit sisanya adalah untuk pembicara menjelaskan arti point serta untuk praktek lagu dengan ekspresi yang diinginkan.

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan – point  1-6  ( 1 jam)

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 7-12 ( 1 jam)

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan – point  13-18  ( 1 jam)

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 19-24 ( 1 jam)

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan – point  25-30  ( 1 jam)

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 31-36  ( 1 jam)

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan – point  37-42  ( 1 jam)

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 43-48  ( 1 jam)

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan – point  49-54  ( 1 jam)

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 55-60  ( 1 jam)

Break 15 menit/ ganti hari lain

Sesi Ekspresi Pujian dan Penyembahan –  point 61-67  ( 1 jam)

Kesimpulan/ Penutup – 1 jam menit.

 

Materi ini tidak hanya bisa disajikan dalam bentuk seminar, tetapi juga bisa beberapa alternatif sbb:

  • Anda juga bisa membuat materi ini menjadi ibadah kreatif untuk SATU TAHUN, artinya tiap minggu dapat dicoba salah satu ekspresi pujian dan penyembahan dalam ibadah raya.
  • Atau anda bisa membuat secara bertahap selama beberapa hari/ seminar sehari-seminar 2 hari
  • Atau dalam pekan praise and worship/ 7 hari
  • Atau memakai tanggal-tanggal merah untuk praktek semua point. Dalam kurun waktu 4-5 tanggal merah.
  • Atau anda bisa pakai materi ini dalam 16 tatap muka, dimana pada tiap tatap muka ini ada workshop untuk semua anggota praise and worship, dimana 15 menit pertama diisi dengan Praktek Praise and Worship ini, sedang sisanya 45 menit membahas materi lain. ( Ini yang saya lakukan untuk seminar regular di Kendari mulai 24 April 2015 ini)

 

EKSPRESI PUJIAN

DAN

PENYEMBAHAN

 

  1. ENAM PULUH TUJUH EKSPRESI

PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

*6 Pembicara dapat melihat KETERANGAN SESI EKSPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN –

KEAJAIBAN EKSPRESI

Setiap pujian kita yang dinaikkan dalam tingkat roh, jiwa dan tubuh akan mempengaruhi pula terhadap jemaat dalam tingkat roh , jiwa dan tubuh

Sebelum kita bahas lebih lanjut, ekspresi apa saja yang Tuhan inginkan saat kita memuji dan menyembah Dia, kita bahas dulu tentang ‘keajaiban ekspresi’

Ekspresi seseorang dipengarui oleh emosi yang saat itu menguasai dirinya.

Emosi adalah hasil dari reaksi zat kimia yang terjadi di dalam tubuh kita, tepatnya di dalam otak.  Sistem Limbik di otak kitalah yang  berhubungan dengan  emosi kita. Sama seperti emosi akan mempengarui kondisi fisik/ ekspresi seseorang, maka berlaku pula sebaliknya, ekspresi/gerak-gerik dan sikap tubuh kita DAPAT mempengaruhi emosi kita.

 

 

akan mempengarui

 

 

emosi yang positif atau negatif akan menghasilkan ekspresi yang positif atau negatif.

Contoh: orang yang lagi jenuh, maka dia akan murung, sedih, bosan, dll Semua itu terlihat dari wajah dan perilaku sikap tubuhnya

 

 

akan mempengarui

 

 

 

sebaliknya untuk mengatur / menyetel emosi, bisa dilakukan dengan cara menyetel ekspresi yang nantinya akan mempengaruhi emosi.

Contoh: untuk mengatasi kejenuhan itu, ayo melompat dan berteriak “HALELUYAAAAAA!”

Inilah yang dilakukan oleh Daud saat dia menyemangati dirinya sendiri dalam

Mazmur 146:1 Haleluya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!

Kepada siapa Daud memerintahkan untuk memuji Tuhan…? Kepada jiwaku ! Kepada dirinya sendiri ! Dia memaksa tubuhnya untuk mengekspresikan praise and worship, supaya emosi jiwanya ikut larut dalam ekspresi tersebut !

DEFINISI PRAISE AND WORSHIP

Apa itu pujian dan apa itu penyembahan?

Pujian dalam bahasa Ibrani  adalah tindakan untuk mengagungkan atau membesarkan dan memuliakan Tuhan atas apa yang telah diperbuatnya bagi kita, apa yang sedang Ia perbuat dan apa yang nanti dilakukan bagi kita. Pujian kepada Tuhan bukan tergantung dari perasaan kita, tetapi kita harus dasari semua itu  atas kebesara dan keagungan Tuhan.

Dalam kamus indonesia kata pujian di artikan dengan. (pernyataan) rasa pengakuan dan penghargaan yg tulus akan kebaikan yang melahirkan kekaguman dan penghargaan kpd sesuatu (yg dianggap baik, indah, gagah berani, dsb).

Penyembahan adalah sebuah ekspresi untuk menyembah pribadi TUHAN. Penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran (Yo 4:23)

67 EKSPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Semua pujian dan penyembahan pasti ada ekspresinya, seperti orang yang sedang jatuh cinta dan memuji pasangannya, dia dapat melakukan dengan berbagai cara, mengatakan pujian itu, membuat puisi , mengarang lagu, menulis surat cinta, dll

Nah, para penyembah yang menyembah ilah palsu pun memiliki ekspresi mereka sendiri, sesuai dengan yang mereka anggap benar, misalnya dengan membaca mantra, dll

Bagaimana ekspresi pujian penyembahan yang Tuhan inginkan kita melakukannya?

Berikut ini daftar ekspresi pujian dan penyembahan yang didapat dengan cara/ dengan metode:

  1. Mengambil ayat Alkitab
  2. Membaca referensi
  3. Meneliti arti kata dalam bahasa Ibrani
  4. Melihat konteks dalam perikop yang terkait dengan ayat tersebut
  5. Membandingkan ayat tersebut dengan ayat lain yang mengandung kata yang sama
  6. Melihat arti akar kata asli dari kata tersebut dalam bahasa Ibrani
  7. Membandingkan dengan arti kata tersebut dalam bahasa Inggris/ bahasa lain
  8. Melihat konteks ayat tersebut sebagai rangkaian suatu kalimat
  9. Membandingkan arti kata tersebut dengan kata lain yang memiliki arti yang mirip, dan mencari perbedaannya
  10. Mengelompokkan/menggolong-golongkannya dalam kategori yang sesuai
  11. dll

 

EKSPRESI DENGAN MUSIK

  1. MUSIK VOKAL
  2. T@HILLAH

T@hillah adalah MENYANYIKAN NYANYIAN PUJIAN

Ekspresi  T@hillah adalah: puji-pujian, memuji-muji, kemasyuran Tuhan, hormat, kemegahan, perbuatan masyur, menyanyikan nyanyian pujian, perbuatan Tuhan yang terpuji.

Ayat yang menyebutkan kata T@hillah  adalah

  • Mazmur 34: 1 Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu; Puji-pujian (T@HILLAH) kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
  • Mazmur 40:3 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji (T@HILLAH) Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.
  • Mazmur 149:1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujiah (T@HILLAH) Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
  • Mazmur 48:11 Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyuran-Mu (T@HILLAH)  sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan
  • Mazmur 22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus, yang bersemayam di atas puji-pujian (T@HILLAH) orang Israel.

Contoh ekspresi menyanyikan nyanyian spontan dalam kehidupan keseharian

  • Biasanya lembaga-lembaga/ sebuah kegerakan memiliki lagu-lagu Hymne kemerdekaan/ Hymne lembaga, misalnya Hymne Pramuka, demikian juga kita umat-umat TUHAN punya lagu lagu hymne, yang berisi puji-pujian kepada-Nya.

Ciri daripada lagu HYMNE/ lagu pujian adalah dari SYAIRNYA yang berisi PUJI-PUJIAN. Lagu Hymne ini bisa saja lagu lama, seperti lagu HOW GREAT THOU ART, atau lagu baru seperti  HOW GREAT IS OUR GOD ( karena di Mazmur 40:3, Mazmur 149:1 – perhatikan di ayat-ayat tersebut ada kata NYANYIAN BARU !)

Praktek dengan lagu :  MEADLEY

HOW GREAT THOU ART

Verse 1:
O Lord my God, when I in awesome wonder,
Consider all the worlds Thy hands have made;
I see the stars, I hear the rolling thunder,
Thy power throughout the universe displayed.

Chorus:
Then sings my soul, my Savior God, to Thee,
How great Thou art! How great Thou art!

Then sings my soul, My Savior God, to Thee,
How great Thou art! How great Thou art!
Verse 2:
When through the woods, and forest glades I wander,
And hear the birds sing sweetly in the trees.
When I look down, from lofty mountain grandeur
And see the brook, and feel the gentle breeze.
Chorus
Verse 3:
And when I think, that God, His Son not sparing;
Sent Him to die, I scarce can take it in;
That on the cross, my burden gladly bearing,
He bled and died to take away my sin.

Chorus

Verse 4:
When Christ shall come, with shout of acclamation,
And take me home, what joy shall fill my heart.
Then I shall bow, in humble adoration,
And there proclaim, “My God, how great Thou art!”

KAMI MEMUJI KEBESARAN-MU

  1. Bila kulihat bintang gemerlapan
    dan bunyi guruh riuh kudengar,
    Ya Tuhanku, tak putus aku heran
    melihat ciptaanMu yang besar.

Refrain:
Maka jiwakupun memujiMu:
“Sungguh besar Kau, Allahku!”
Maka jiwakupun memujiMu:
“Sungguh besar Kau, Allahku!”

  1. Ya Tuhanku, ‘pabila kurenungkan
    pemberianMu dalam Penebus,
    ‘ku tertegun: bagiku dicurahkan
    oleh PutraMu darahNya kudus.

 

  1. ‘Pabila nanti Kristus memanggilku,
    sukacitaku amatlah besar,
    kar’na terkabullah yang kurindukan:
    melihat Dikau, Tuhanku akbar.

 

HOW GREAT IS OUR GOD

How great is our God, sing with me

How great is our God, and all will see

How great, how great is our God

 

  1. SHIYR – SHUWR

Shiyr – Shuwr adalah MENYANYIKAN NYANYIAN BARU

Ekspresi Shiyr- Shuwr adalah: menyanyi, menyanyikan syair lagu, bernyanyi, penyanyi pria atau wanita, menyanyikan sebuah syair lagu dengan sengaja, para penyanyi, biduanita-biduanita, menyanyi-nyanyi, bernyanyilah

Ayat yang memakai kata SHUWR ini adalah:

  • Mazmur 33;3 Nyanyikanlah (SHIYR- SHUWR) bagi-Nya nyanyian baru (CHADASH); petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!
  • Mazmur 144:9 Ya Allah, aku hendak menyanyikan (SHIYR- SHUWR) nyanyian baru (CHADASH) bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu.
  • Hakim-hakin 5: 1 Pada hari itu bernyanyilah (SHIYR-SHUWR) Debora dan Barak bin Abinoam, demikian: …….Hakim-hakim 5: 31….lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya.
  • Keluaran 15:1 Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan (SHIYR-SHUWR) nyanyikan ini bagi TUHAN yang berbunyi:…………….

Tafsiran saya, SHIYR SHUWR ini adalah nyanyian yang telah diarransement berupa musik dan syair, yang dinyanyikan sebagai performance/ untuk disaksikan/ditonton, dan dinyanyikan oleh para solis secara nyanyian tunggal, ataupun dinyanyikan oleh para paduan suara, sebagai NYANYIAN BARU- karena belum pernah diperdengarkan atau dinyanyikan atau dipentaskan oleh khalayak umum sebelumnya

Baik pada  Mazmur 33:3 dan pada Mazmur 144:9 dalam bahasa aslinya memang mengandung kata nyanyian ‘BARU’.

Itu artinya penggunaan SHUWR

  • Bisa pada lagu lama yang diarransement baru
  • Bisa pada lagu yang benar-benar baru

Untuk SHIYR SHUWR ini memang diperlukan latihan, tidak bisa spontan . Hal ini diperkuat dengan adanya frase ‘petiklah kecapi baik-baik’ , karena untuk  menjadi ‘baik-baik’ itu diperlukan skill/ keterampilan yang didapat dari latihan/ persiapan yang matang, tidak boleh fals, harus pas, baik irama, nada, ketukan, timbre, intro, dll.

Setelah berlatih sampai bagus, barulah Debora dan barak menyanyi secara DUET nyanyian yang sanggup dipakai Tuhan untuk lewat syair nubuatannya, dapat menjaga bangsa Israel aman selama empat puluh tahun lamanya.  Tentunya dalam kurun waktu 40 tahun ini, setelah mendengar performance dari Duet Debora dan Barak, bangsa Israel sering menyanyikan lagu duet ini, sehingga kuasa perkataan syair lagu ini begitu kuat menjadi benteng atas mereka. Nyanyian duet ini adalah nyanyian baru, yang sebelumnya belum pernah diperdengarkan di depan khalayak umum.

Setelah berlatih sampai bagus, barulah Musa dan bangsa Israel mempersembahkan nyanyian mereka bagi TUHAN sebagai semacam nyanyian bersejarah, atas mujizat kemenangan mereka menyeberangi laut Teberau dan menang atas kejaran bangsa Mesir. Nyanyian Musa ini adalah nyanyian baru, yang sebelumnya belum pernah diperdengarkan di depan khalayak umum. Jadi setelah umat Israel menguasai lagu ini, barulah lagu ini dinyanyikan sebagai performance di hadapan TUHAN. Dalam hal ini ada yang namanya proses belajar lagu baru- diulang-ulang sampai semua rakyat bisa.

Contoh ekspresi menyanyikan syair lagu dalam keseharian:

  • Pengantin yang menyanyikan nyanyian baru yang memang diciptakan khusus untuk hari pernikahan itu , mereka berduet bersama pada hari pernikahannya, tentunya akan berlatih terlebih dahulu agar pada hari H nanti, lagu mereka terdengar merdu dan indah, demi menciptakan momentum tak terlupakan bersama pasangan. Demikian juga dengan kita, saat kita mempersiapkan pujian istimewa/ performance untuk Tuhan, tentu kita persiapkan sebaik mungkin untuk menyenangkan hati kekasih kita, Tuhan.

Contoh:  Belajar sebuah lagu baru

Engkau Alasan Kuhidup

Songwriter: Jaqclien Cellose

 

‘KU HIDUP KAR’NA ANUG’RAH-MU
TIADA SATUPUN DAPAT KUBANGGAKAN
SEMUA KARENA CINTA-MU
INI HIDUPKU, PIMPIN JALANKU

KASIH-MU MENGUBAH HIDUPKU
KAU MEMILIHKU, S’LAMATKAN HIDUPKU
SEMUA KARENA CINTA-MU

 

INI HIDUPKU, PIMPIN JALANKU

 

 

YESUS PEGANG ERAT TANGANKU,

 

‘KU TAK DAPAT HIDUP DI LUAR KASIH-MU
BAPA JANGAN TINGGALKAN AKU,

 

ENGKAU ALASAN S’LAMA ‘KU HIDUP

 

  • ADO

ADO  adalah MENYANYI dengan menggantikan syair lagu

Ekspresi ADO  adalah memuji seseorang / dalam hal ini – memuji Tuhan dengan cara menyanyikan sebuah lagu/bentuk melody yang telah diciptakan/ dikomposisikan dengan syair yang berbeda. Mengganti syair lagu pada lagu yang sudah ada. (Note/catatan: namun saya tidak menyarankan untuk menggunakan lagu iklan/lagu duniawi. Yang saya sarankan adalah menambahkan beberapa kata sebagai tambahan / sebagai pengganti/variasi pada syair lagu yang sudah ada.)

Penafsiran saya, ADO ini adalah MENYANYIKAN SEBUAH  LAGU/SONG/ KOMPOSISI/MELODY yang sudah ada dengan syair yang berbeda

Bandingkanlah   Keluaran 15:1 dengan ayat yang  paralel , yaitu di Wahyu 15:3 ini,

Isi syair yang dinyanyikan oleh bangsa Israel dalam nyanyian Musa (Keluaran 15:1) sama sekali berbeda dengan isi syair yang dinyanyikan di kitab Wahyu 15:3 ini.

Pada kata menyanyi di kitab Keluaran 15:1 digunakan kata SHIYR-SHUWR- mengandung arti- untuk menyanyikan lagu baru itu  butuh latihan dulu, tetapi di Wahyu 15:3 ini dipakai kata ADO yang mana hanya diartikan MENYANYI saja…itu artinya mereka tidak perlu mempelajari lagu baru ini, karena melodynya mereka sudah hafal dan kenal, tinggal mengganti kata-katanya saja dengan kata-kata /syair yang baru.

Oleh karena itu , yang dimaksudkan dengan NYANYIAN MUSA adalah- lagunya/melodynya/komposisinya, bukan syairnya.

Ayat yang memakai kata ADO  ini adalah:

  • Wahyu 15:3 Dan mereka menyanyikan (ADO) nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba , bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!

Contoh ekspresi menyanyi dalam keseharian adalah:

  • Seorang kekasih bisa saja memakai nada/melody dari iklan produk di TV untuk merayu kekasihnya.

Praktek pada lagu :

  • Kau kusembah (3X) oh Tuhan, boleh kita ganti kata-kata Kau kusembah -nya dengan :
    Kau kunanti, Kau kurindu, Kau kudamba, dst.
  • Contoh lain, pada lagu Amazing Grace, syairnya diganti dengan Haleluya, Puji Tuhan, Haleluya, Amin…dst
  • Contoh lain, pada lagu Haleluya 12 X syairnya diganti dengan Trima kasih Tuhan Yesus

 

  1. ANAH

ANAH adalah MENYANYI BERBALAS-BALASAN

Ekspresi ANAH adalah : menyanyi dengan berbalas-balasan, menjawab, menyahut, menyanyikan, memberi respon/ tanggapan. Bisa diterapkan dengan beberapa kemungkinan:

  • Berbalas-balasan antara umat dengan pemimpin pujian, misalnya dengan kalimat AMIN, dst.
  • Atau antara umat dengan paduan suara,
  • atau antara umat dengan umat. Bergantian menyanyi laki-laki dengan perempuan, dst.

Ayat yang menggunakan kata ANAH adalah:

  • Mazmur 147: 7 Bernyanyilah ( ANAH) bagi TUHAN dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi.

Contoh ekspresi menyayi berbalas-balasan:

  • Sepasang kekasih biasanya akan berbalas-balasan puisi atau pantun untuk menyatakan isi hatinya kepada pasangannya, demikian juga kita dengan Tuhan, dalam sebuah kerinduan Tuhan atas hidup kita, mengajak kita mendekat kepada-Nya, Tuhan senang apabila kita memberi respon kepada-Nya.

Praktek pada lagu : Allah yang setia – berbalas-balasan jemaat Laki -laki dengan jemaat perempuan

Allah Yang Setia

1=A

Yesus Kau telah memulai, sgala yang baik dalamku,

Engkau menjadikanku serupa gambaran-Mu, dan berharga di Mata-Mu

Yesus Kau telah memulai, karya yang mulia dalamku,

Kau berikan hidup-Mu sbagai ganti dosaku karna kasih-Mu padaku

Skarang ku memuji-Mu Allah yang setia,

Yang tak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Mu

Skarang ku menyembah-Mu Allah yang mulia,

sempurnakan s’gnap hidupku agar indah bagi-Mu

Atau pada lagu yang memang sudah diarrangement secara bersahut-sahutan seperti pada INTERLUDE  lagu ini:

https://www.youtube.com/watch?v=au4CEgEm1Vc

LEBIH DARI PEMENANG

Lebih dari pemenang
Dalam s’gala perkara
Iblis t’lah dikalahkan
Oleh kuasa darahNya
Jika Allah dipihak kita
Siapa dapat melawan
Kita lebih dari pemenang

Reff:
Haleluya, kibarkanlah panjiNya
Yesus raja segala raja
Haleluya bangkitlah gerejaNya
Kita lebih, lebih dari pemenang

Bridge:
Kita lebih dari pemenang
Kita lebih dari pemenang.

 

  1. CAPHAR

CHAPAR   adalah NYANYIAN KESAKSIAN  dari pengalaman hidup pencipta lagu.

Ekpsresi CHAPAR adalah menceritakan, memberitahukan, memasyurkan, hal-hal apa yang sudah kita ingat dengan cara menghitung-hitung ( mengingat kembali/ mencatat ) semua perbuatan Tuhan yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita.  Chapar bisa diekpresikan lewat nyanyian. Jadi bisa kita simpulkan CHAPAR adalah BERSAKSI DENGAN CARA menyanyikan lagu ciptaan seseorang  yang mana lagu tersebut adalah lagu yang dihasilkan dari pengalaman hidupnya bersama dengan Tuhan.

Tafsiran saya, Chapar ini adalah jenis lagu yang merupakan kesaksian penulis syair/ pengarang lagu/ composer,  mengenai pengalaman hidupnya dengan Tuhan, yang dituangkan dalam lagu. Lagu-lagu semacam ini pasti memiliki story behind the song/ kisah di balik terciptanya sebuah lagu. Jadi bukan menceritakan dalam spontanitas, melainkan lagu yang sudah diciptakan. Berbeda dengan ROWMAM, yang dinyanyikan secara SOLO, maka pada CAPHAR, tidak harus dinyanyikan oleh solis ( walaupun bisa juga dinyanyikan secara solo) ,  melainkan lagu yang dinyanyikan itu memiliki kisahnya tersendiri mengapa lagu itu tercipta, dari hasil pengalaman penciptanya dengan Tuhan, dan tujuan menyanyikan lagu tersebut adalah untuk BERSAKSI. Dan tidak harus dinyanyikan oleh penciptanya, bisa juga dinyanyikan oleh orang lain.

Lagu-lagu Hymne yang ada seperti di  buku Kidung Jemaat, biasanya adalah lagu-lagu CAPHAR, karena diciptakan oleh pencipta-pencipta lagu yang memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan yang diekspresikan dalam syair-syair lagu mereka. Lagu-lagu semacam inilah yang sering dipakai pada KKR-KKR penginjilan untuk menjangkau jiwa-jiwa.

Namun bukan hanya lagu Hymne seperti lagu-lagu yang ada di buku Kidung Jemaat saja yang memiliki story behind the song- saja, melainkan lagu-lagu kontemporer juga ada yang diciptakan berdasarkan pengalaman komposernya bersama dengan Tuhan.

Ayat yang memakai kata CAPHAR ini adalah:

  • Mazmur 9:1 Untuk pemimpin biduan, Menurut lagu; Mut Laben. Mazmur Daud. Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan (CAPHAR) segala perbuatan-Mu yang ajaib.
  • Mazmur 9:14 Supaya aku menceritakan (CAPHAR) segala perbuatan-Mu yang terpuji dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena keselamatan yang dari pada-Mu.
  • Mazmur 79:13 Maka kami ini, umat-Mu , dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan (CAPHAR) puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.
  • Yesaya 43:21 Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan (CAPHAR) kemasyhuran-Ku

Contoh ekspresi –kesaksian-  dalam kehidupan keseharian:

  • Seseorang yang sedang jatuh cinta biasanya akan membuat catatan-catatan/ diary tentang pasangannya, dan memiliki arsip mengenai benda-benda kenangan dengan pasangannya, misalnya kado ulang tahun, dlsb. Dan semua kenangan itu biasanya akan diceritakan pada sahabat-sahabatnya, hal-hal yang dia kagumi dari pasangannya. Bisa jadi puisi-puisi atau kenangan-kenangan ini dipublikasikan dan dibacakan oleh pujangga lain. Demikian juga dengan kita, saat kita jatuh cinta dengan Tuhan, maka segala perbuatan-Nya yang ajaib dalam hidup kita menjadi suatu cerita yang tidak tertahankan untuk dikisahkan pada orang lain dalam bentuk kesaksian hidup.

Praktek pada lagu: BAPA SENTUH HATIKU

Kesaksian dari Pencipta Lagu Bapa Sentuh Hatiku

Jason Irwanto Chang lahir pada tanggal 10 Agustus 1979. Masa kecilnya penuh dengan penderitaan, ia terlahir dari keluarga yang belum mengenal Tuhan. Proses pertobatan pria yang memiliki nama lengkap Jason Irwanto Chang ini diawali ketika ia mendengar lagu ‘Haleluya 12x’ di sebuah retreat yang ia ikuti. Melalui lagu singkat itu ia menyadari kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Setelah mengenal Tuhan, ia menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan sepenuh waktu.
Panggilan Tuhan dalam hidupnya sudah dimulai sejak Jason masih kuliah sambil bekerja. Jason sempat sakit 2 minggu dan selama 3 hari berturut-turut bermimpi bertemu dengan seorang petani yang sedang bekerja di ladangnya, serta menyuruhnya bekerja di situ. Ketika itu seorang temannya datang dan mengingatkan nazarnya untuk menjadi hamba Tuhan.
Pria yang pernah bercita-cita membuka restoran ini, awalnya tak berniat untuk menjadi penyanyi rohani. Tetapi Tuhan menunjukkan rencanaNya. Bermula ketika ia mengikuti lomba nyanyi lagu Dangdut tahun 1996 di daerah Banten. Mulai saat itu ia fokus pada dunia tarik suara.
Lagu ‘Sentuh Hatiku’ yang dirilis tahun 2006 telah membuatnya dikenal orang. Apalagi setelah dinyanyikan oleh Maria Shandi dengan suaranya yang khas membuat lagu ini hits di tahun 2008. Sehingga mendapat anugerah penghargaan dari IGMA untuk kategori ‘Song of the Year’ dan ‘Journalist Choice Song of the Year’. Sebelumnya, Jason tak pernah menyadari kalau lagu ini bisa booming. Kini Jason tak hanya menjadi pemuji tapi juga pengkotbah di ibadah kaum muda atau remaja. Meskipun sudah menjadi penyanyi dan pengkotbah, tapi Jason tetaplah sederhana dan rendah hati. Ia tidak pernah menolak untuk diundang melayani dimanapun.
‘Sentuh Hatiku’ Diambil Dari True Story

 

Lagu ‘Sentuh Hatiku’ mempunyai cerita yang sungguh menyentuh hati kita semua. Lagu ini merupakan refleksi hidup yang diilhami oleh kisah seorang gadis, teman sekolah Jason, yang diperkosa ayah kandungnya sendiri hingga hamil. Gadis yang tidak mau disebutkan identitasnya ini awalnya tidak bisa mengampuni perbuatan ayah, meskipun dilakukan dengan tidak sengaja, karena saat itu ayahnya dalam kondisi mabuk berat. Tetapi apa yang dilakukan ayahnya tersebut telah menghancurkan masa depannya. Gadis tersebut sempat mau bunuh diri. Bahkan karena musibah yang menimpanya itu, kemudian gadis ini menjadi gila dan dipasung dengan rantai di rumahnya selama belasan tahun lamanya.
Jason sering datang dan mendoakan sahabatnya itu sambil sesekali menulis lirik lagu. Waktupun berlalu. Jason pun pindah kota dan mulai sibuk dengan kegiatannya sendiri. Suatu ketika anak perempuan itu menelponnya dan ia sangat terkejut. Karena setahunya, anak perempuan itu gila dan juga dipasung. Mengapa bisa lepas bahkan menelponnya?
Akhirnya anak perempuan itupun bercerita. Suatu hari, rantai yang membelenggu dia bertahun-tahun itu, entah karena sudah berkarat atau apa, tiba-tiba lepas. Satu hal yang langsung diingatnya saat itu adalah ingin membunuh ayahnya. Tetapi waktu dia bangun, ia melihat Tuhan Yesus dengan jubah putihnya, berkata : “Kamu harus memaafkan papamu!” Anak  perempuan itu mengatakan tidak bisa. Ia pun terus menangis, memukul dan berteriak sampai akhirnya Tuhan Yesus memeluk dia sambil berkata : “Aku mengasihimu”. Walaupun bergumul, akhirnya anak perempuan itupun bisa memaafkan ayahnya. Mereka sekeluarga menangis terharu melihat apa yang telah dibuat Tuhan dalam memulihkan keluarga mereka. Apalagi hal itu terjadi sebelum ayahnya meninggal karena stroke.
Kisah nyata ini sangat luar biasa. Betapa tidak, kasih Tuhan dapat menyentuh hatinya yang paling dalam. Kebencian diganti dengan luapan kasih Tuhan sehingga anak perempuan itu dapat mengampuni bahkan menceritakan kasih Tuhan dalam hidupnya. Ketika dia menoleh ke belakang hidupnya, hal itu tidak membuatnya pahit lagi. Awal lirik lagu ‘Sentuh Hatiku’ benar-benar merupakan kesaksian hidup seseorang yang disentuh kasih Tuhan: “Betapa ku mencintai, segala yang t’lah terjadi…” Apakah peristiwa kelam yang lalu membuat Saudara saat ini hidup dalam kepahitan ? Izinkan Kasih Agape Tuhan itu menjamah Saudara saat ini dan mengubah hidup Saudara sehingga menjadi baru. (Sumber : Praise #3 & #6) (kisah selengkapnya dapat dibaca di Story Behind The Song terbitan Yis Production).

BAPA SENTUH HATIKU

Betapa ku mencintai
Segala yang t’lah terjadi
Tak pernah sendiri
Jalani hidup ini
Selalu menyertai
Betapa ku menyadari
Di dalam hidupku ini
Kau selalu memberi
Rancangan terbaik
Oleh karena kasih..
Reff :
Bapa.. sentuh hatiku
Ubah hidupku
Menjadi yang baru

Bagai.. emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku
Bapa.. ajarku mengerti
Sebuah kasih yang selalu memberi
Bagai air mengalir
Dan tiada pernah berhenti..

Sumber : www.majalahpraise.com

http://www.majalahpraise.com/sentuh-hatiku-%28jason-irwanto-chang%29-645.html

 

  1. ROWMAM

ROWMAM adalah PUJIAN PENINGGIAN oleh seorang solis

Ekspresi ROWMAM adalah menyanyikan pujian, peninggian, memuji, memahsyurkan sebagai sebuah kesaksian akan perbuatan Tuhan yang dahsyat. Dinyanyikan secara solo. Mazmur oleh Solis.

Ayat yang memakai kata ROWMAM ini adalah:

  • Mazmur 66;17 Kepada-Nya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian (ROWMAM)

Penafsiran saya, ROWMAM ini adalah pujian SOLO , sebagai sebuah kesaksian kepada umat, dalam bentuk pujian solo, oleh seorang solis dalam menyanyikan MAZMUR peninggian  akan TUHAN.

Bisa kita lihat pada keseluruhan pasal Mazmur 66 ini, ada beberapa macam komposisi:

Ayat 1. Untuk pemimpin biduan, Nyanyian Mazmur.  (MIZMOWR)

ARTINYA: syair ini sudah dituliskan oleh pemazmur, namun diberikan pada pemimpin musik/pemimpin biduan untuk dinyanyikan/dilatihkan/dipersiapkan sebagai PUJIAN KESAKSIAN bersama TEAM-nya, secara mazmur ( making melody)

Ayat 2-7 menggunakan kata ‘Ia’ untuk menjadi kata ganti tunggal orang kedua- bisa jadi pada komposisi ini dinyanyikan oleh beberapa solis secara bergantian

Ayat 8-12 menggunakan kata ‘kami’ untuk menjadi kata ganti jamak orang pertama- bisa jadi pada komposisi ini dinyanyikan oleh beberapa solis secara bergantian

Ayat 13-20 menggunakan kata ‘aku’ untuk menjadi kata ganti tunggal orang pertama dan ‘kamu’ menjadi kata ganti jamak untuk orang kedua.- pada komposisi ini bisa jadi dinyanyikan hanya oleh SATU SOLIS.

Untuk menyanyikan secara MIZMOWR tidak mungkin secara UNISONO, pasti secara solis/ beberapa solis yang menyanyi secara bergantian. Karna ekspresi MIZMOWR adalah ekspresi melody spontan.

Perbedaan antara Zamar dengan Mizmowr dan ROWMAM  adalah:

Pada Mizmowr- teks lagu/ syair lagu/ lyric lagu sudah ada, tinggal dinyanyikan saja- bisa melalui melody spontan atau memakai melody yang sudah ada pada lagu lain, atau menciptakan melody baru yang khusus diciptakan untuk puisi/lyric/teks/syair lagu tersebut. Dalam hal ini, musik mengacu pada teks/syair.

Tetapi pada ZAMAR- justru pola progressif chord musiknya sudah ada, musik sudah main dengan polanya chordnya sendiri, tinggal para pemazmur yang bermazmur dengan syair/puisi spontan yang keluar dari hatinya untuk memuliakan nama TUHAN.  Dalam hal ini justru syair/teks yang mengacu pada musik/ progressif  chord yang sudah baku.

Sedangkan ROWMAM adalah pujian solo dari teks/syair yang sudah ada namun si solis itu membuat melody spontan dalam menyanyikan bagian solonya.  

Contoh ekspresi pujian kesaksian dalam keseharian adalah:

  • Seorang penulis puisi menyerahkan puisinya pada seorang vokalis untuk dinyanyikan secara spontan, dan dipertontonkan di depan kekasihnya ( untuk tujuan merayu tentunya)

Praktek: Memazmurkan Mazmur 66 oleh Solis ayat 13-20 ( lihat teks di Alkitab anda)

 

  • MUSIK INSTRUMENTAL

 

  • ZAMAR

Zamar adalah BERMAZMUR DENGAN DIIRINGI ALAT MUSIK , dengan puisi/syair/teks/lyric spontanitas

Ekspresi Zamar adalah : Memetik senar instrumen,  bermain alat musik, membuat musik disertai dengan suara, ekspresi gembira dengan merayakannya dengan lagu dan musik, memberikan pujian, menyanyi dan memuji , bermazmur dengan diiringi alat musik.

Perbedaan antara ZAMAR dengan NAGAN :

  • Dari ayat-ayat di bawah ini nanti, kita bisa tahu bahwa ZAMAR- tidak harus diiringi dengan alat musik string, dia bisa diiringi juga dengan GAMBUS, KECAPI, GAMBUS SEPULUH TALI, REBANA ! Tetapi untuk NAGAN- instrumennya harus string.
  • Ekspresi daripada Zamar adalah puisi spontan, sedangkan pada Nagan, berbeda karena NAGAN dipakai untuk mengiringi lagu baru ataupun SEBUAH NUBUATAN. ( Jadi bukan puisi spontan biasa, melainkan ada pesan Tuhan di dalamnya)

Semua permainan musik pada ZAMAR ini adalah untuk mengiringi MAZMUR

Ayat yang memakai kata Zamar adalah:

  • Mazmur 66:2 Mazmurkanlah (ZAMAR) kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
  • Mazmur 71: 22 Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur (ZAMAR) bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.
  • Mazmur 144:9 Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur ( ZAMAR) bagi-Mu.
  • Mazmur 149:3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur (ZAMAR) kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!

Perbedaan antara Zamar dengan Mizmowr dan ROWMAM  adalah:

Pada Mizmowr- teks lagu/ syair lagu/ lyric lagu sudah ada, tinggal dinyanyikan saja- bisa melalui melody spontan atau memakai melody yang sudah ada pada lagu lain, atau menciptakan melody baru yang khusus diciptakan untuk puisi/lyric/teks/syair lagu tersebut. Dalam hal ini, musik mengacu pada teks/syair.

Tetapi pada ZAMAR- justru pola progressif chord musiknya sudah ada, musik sudah main dengan polanya chordnya sendiri, tinggal para pemazmur yang bermazmur dengan syair/puisi spontan yang keluar dari hatinya untuk memuliakan nama TUHAN.  Dalam hal ini justru syair/teks yang mengacu pada musik/ progressif  chord yang sudah baku.

Sedangkan ROWMAM adalah pujian solo dari teks/syair yang sudah ada namun si solis itu membuat melody spontan dalam menyanyikan bagian solonya.

Contoh ekspresi dengan instrumental dalam keseharian:

  • Seorang kekasih yang membawa gitarnya, bermain gitar sambil merayu kekasihnya dengan lagu spontan (melody spontan) dari puisinya sendiri, yang mana puisinya juga puisi spontan.

Praktek Bermazmur  dengan making melody ( lihat lampiran progressif chord untuk penyembahan)

 

 

 

 

  • NAGAN Dan      IX. dan N@GIYNAH

NAGAN adalah: MEMAINKAN ALAT MUSIK STRING.

Ekpresi Nagan adalah: Memainkan kecapi/memetik kecapi, memainkan alat musik, memakai alat musik string  untuk:

  • mengiringi sebuah lagu yang dinyanyikan . Memainkan lagu yang telah diarransement secara khusus, jadi harus dimainkan dengan skill/ keterampilan yang tinggi ( petiklah kecapi BAIK-BAIK)- bisa jadi tingkat kesulitan arransement ini tinggi- dimainkannya membutuhkan latihan dan kecakapan yang terlatih/ mahir.
  • Mazmur 33: 3 Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru (SHIYR-SHUWR/ NYANYIAN BARU) ; petiklah (NAGAN) kecapi baik-baik dengan sorak-sorai !

Tafsiran saya seperti ini; bahwa penggunaan string tidak selalu pada lagu melow/ mendayu, melainkan bisa menjadi megah pada lagu yang bernuansakan sorak-sorai ! – lihat saja pada ayat Maz 33: 3 tadi disebutkan NAGAN tetapi dengan tambahan kata sorak-sorai pada akhir kalimat ayat.

Contoh ekspresi dari  memainkan alat musik untuk mengiringi nyanyian dalam keseharian:

  • Ekspresi dari pilihan suara string untuk menghadirkan suasana tertentu dalam sebuah adegan

Praktek dengan lagu ; NYALAKAN APIMU – intro menggunakan string !

https://www.youtube.com/watch?v=_LmyvAuu_5E

NYALAKAN API-MU

Jiwa bebas terlepas , kuasa maut tlah terhempas

nama Yesus pemenang , nama Yesus jawaban

Langkah tak kan terhenti , berlari sampai akhir

srukan tinggi nama-Nya , srukan ajaib namaNya

Roh Kudus membakar setiap kami, Naikkan pujian mujizat terjadi

Mengalir kuasa-Mu, nyalakan api-Mu ku nyanyi o we o ooo

Tercurah kuasa-Mu, nyalakan api-Mu, ku nyanyi o we o oooo

Keajaiban terjadi

  • Mengiringi secara instrumentalia dengan alat musik string – nubuatan yang  sedang disampaikan.

 

Nubuatan ada beberapa macam :

  • Nubuatan yang sedang disampaikan ini disampaikan dalam bentuk PERKATAAN/ NADA BICARA BIASA- TIDAK DINYANYIKAN. TETAPI DIIRINGI DENGAN MUSIK, memainkan musik pada saat pemberitaan Firman Tuhan, memainkan alat musik saat Firman Tuhan dibacakan.
  • II Raj 3: 14-16 Berkatalah Elisa: “Demi TUHAN semesta alam yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan: jika tidak karena Yosafat, raja Yehuda, maka sesungguhnya aku ini tidak akan memandang dan melihat kepadamu. Maka sekarang, jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi.” Pada waktu pemetik kecapi itu bermain ( NAGAN) kecapi, maka kekuasaan TUHAN meliputi dia. Kemudian berkatalah ia: “Beginilah firman TUHAN: Biarlah di lembah ini dibuat parit-parit,………….”

Contoh ekspresi dari  memainkan alat musik untuk mengiringi nyanyian dalam keseharian:

  • Seorang bintang film yang sedang siaran TV, sedang menyampaikan kepada kekasihnya yang sedang nonton di rumah, apa yang menjadi cita-cita mereka ke depan. Nah pada saat dia menyampaikan apa yang menjadi cita-citanya ke depan itulah, diiringi seorang keyboardis dengan pemilihan timbre String

Praktek: memainkan string selama khotbah disampaikan

Atau melihat : tayangan nubuatan pada awal rekaman ini:

https://www.youtube.com/watch?v=XCYspmtCRL0

  • Ataupun juga untuk mengiringi nubuatan yang disampaikan dalam suatu lagu syukur atau suatu perayaan ibadah ( YADAH dan HALAL) , melody yang dipakai bukan melody spontan, melainkan melody yang sudah ada dalam sebuah lagu.
  • I Taw 25:3 Dari Yedutun ialah anak-anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya dan matica, enam orang, di bawah pimpinan ayah mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan diiringi kecapi pada waktu menyanyikan syukur ( YADAH) dan puji-pujian ( HALAL) bagi Tuhan
  • N@DGYNAH adalah PERMAINAN MUSIK STRING/ ALAT MUSIK BERDAWAI/BERSENAR UNTUK MENGIRINGI NUBUATAN/ FIRMAN TUHAN/ PESAN TUHAN YANG SEDANG DISAMPAIKAN OLEH TUHAN MELALUI HAMBA-NYA KEPADA UMAT-NYA- MELALUI LAGU NUBUATAN/ ATAU NUBUATAN YANG DINYANYIKAN

Ekspresi N@dgynah adalah ; iringan musik pada saat nyanyian nubuatan disampaikan

Ayat tentang N@dgynah ini ada di :

  • Habakuk 3:1; 3:19 Doa nabi Habakuk. Menurut Nada Ratapan. Untuk pemimpin biduan, Dengan permainan (N@dgynah )

Tafsiran saya, Nubuatan Habakuk ini dinyanyikan oleh pemimpin biduan berdasarkan NADA RATAPAN, artinya kemungkinan besar, sudah ada progressif Chord tertentu yang disebut nada ratapan, atau bisa juga progressif chord tersebut sudah dilengkapi pula dengan meloy berulang. Namun syairnya diambil dari doa ratapan daripada nabi Habakuk ini.

Contoh ekspresi N@GIYNAH DAN NAGAN ini dalam keseharian:

Tentunya sebuah pentas puisi akan lebih baik bila diiringi dengan musik yang sesuai. Maka arti daripada puisi itu akan lebih dalam terasa pada telinga pendengar karena dipadukan dengan iringan musik lembut/ musik dari alat musik berdawai/bersenar. Seperti misalnya piano, gitar atau biola. Demikian juga Tuhan ingin saat Firman Tuhan diberitakan/dibacakan, ada iringan musik lembut yang akan membantu membangun suasana, sehingga Firman Tuhan dapat ditangkap lebih mendalam dalam hati pendengarnya.

Praktek:

Mendengar nubuatan yang dinyanyikan pada album SUKACITA PENUAIAN

Catatan Khusus: Tidak semua nubuatan diiringi dengan STRING saja, ada juga nubuatan yang tidak diringi hanya dengan alat musik string

I Taw 25:1 Selanjutnya untuk ibadah Daud dan para panglima menunjuk anak-anak Asaf, anak-anak Heman dan anak-anak Yedutun. Mereka bernubuat dengan diiringi kecapi, gambus dan ceracap.

Penafsiran saya, nubuatan yang diiringi hanya dengan string, adalah nubuatan yang dibarengi dengan musik bertempo lembut, dan dalam 1 Taw 25: 3, Yedutun lah yang bertugas memimpin anak-anaknya untuk melakukan hal ini

Sedangkan nubuatan yang diiringi dengan alat musik yang lebih lengkap, adalah nubuatan yang dibarengi dengan musik bertempo lebih cepat, dan dalam I Taw 25:1 dijelaskan bahwa generasi anak-anak mudalah yang melakukan hal ini.

Dari ayat-ayat di atas ini kita bisa tahu bahwa NAGAN- instrument yang dipakai harus string, sedangkan pada ZAMAR- yang dibuktikan dengan ayat-ayat di bawah ini- tidak harus diiringi dengan alat musik string, dia bisa diiringi juga dengan GAMBUS, KECAPI, GAMBUS SEPULUH TALI, REBANA !

  • Mazmur 71: 22 Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur (ZAMAR) bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.
  • Mazmur 144:9 Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur ( ZAMAR) bagi-Mu.
  • Mazmur 149:3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur (ZAMAR) kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!

Berbeda dengan ZAMAR, NAGAN ini adalah khusus musik string, sedangkan ZAMAR lebih merujuk pada iringan nyanyian  untuk ber-MAZMUR/ puisi spontan

 

  1. ZIMRAH

 

ZIMRAH adalah POTONGAN MUSIK UNTUK MENGIRINGI  LAGU, INSTRUMENTALIA, MELODY.

 

Ekspresi ZIMRAH adalah: memainkan intro, interlude, ending, memainkan musik instrumental ( tanpa Vocal), , dll, musik instrumental pra ibadah, musik instrumental untuk suasana hening perenungan Firman Tuhan, musik instrumental mengiringi jemaat pulang, musik instrumental untuk mengiringi doa berkat, dll

 

 

 

Ayat terkait ZIMRAH adalah:

 

  • Mazmur 81;2 Angkatlah lagu (ZIMRAH) , bunyikanlah rebana, kecapi yang merdu, diiringi gambus.

 

Penafsiran saya ZIMRAH ini semacam intro, interlude, ending, dll yang mana pada bagian tersebut, hanya musik saja yang terdengar tanpa suara vocal/ tanpa syair, atau bisa juga berupa musik instrumentalia yang menjadi bagian dalam ibadah, pada saat jemaat bersaat teduh-merenungkan Firman Tuhan ataupun sebagai pujian pra ibadah.

 

Contoh pada kehidupan keseharian

  • Orang yang bersukacita kadang bisa secara tidak sadar berdendang/bersenandung , mendendangkan melody sebuah lagu, tetapi tidak menyanyikan kata-kata/syair lagu itu. Bukan karena tidak hafal syairnya, tetapi karena memang ada semacam melody dalam hatinya yang tidak bisa dibendung, dan itu terekspresikan lewat dendang/senandung tanpa syair. Ini sebenarnya adalah ekspresi dari musik instumental, oleh seseorang yang memiliki alat musik berupa pita suara. Namun dalam musik betulan hal ini digantikan dengan instumental/ ataupun instrumental sementara. Saat kita mendendangkan sebuah lagu/ menyenandungkan sebuah lagu, tanpa sadar syair lagu tersebut akan terngiang-ngiang di otak kita/memory kita walaupun syair tersebut tidak kita nyanyikan. Jadi ada semacam syair yang dapat dipisahkan dari melodynya, sehingga melody dinyanyikan/didendangkan/disenandungkan- sementara syairnya bisa bergema/bergaung dalam hati/dan pikiran kita. Tuhan ingin kita memiliki memory-memory yang mengingat tentang janji-janji dari pada-Nya dengan hanya menyenandungkan/ mendengar sebuah intro/interlude/ending lagu.

 

Praktek: Musik instrumental pra ibadah, musik instrumental untuk merenungkan Firman yang baru saja di dengar.

 

Praktek:

TUHAN RAJA MAHA BESAR

 

Tuhan Raja maha besar

Mari datang menyembah Dia

Dia pencipta dunia ini

Dia membentuk gunung-gunung

Ke hadirat-nya datanglah

Nyanyi bersyukur pada-Nya

Dengan bersuka bernyanyilah

Dia batu kes’lamatan puji Dia

Tuhan Raja maha besar

 

EKSPRESI DENGAN ALAT-ALAT MUSIK

  1. NEBEL

NEBEL  adalah GAMBUS

Ekspresi NEBEL : menggunakan Gambus, Kecapi, Harpa, Biola, Gitar untuk memuji Tuhan, Gitar saja memainkan bagian musik secara solo/ intro, Memakai gitar untuk ibadah rumah tangga, dll

 

Ayat tentang NEBEL :

  • Yesaya 14:11 Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu. ( Ayat ini menceritakan bagaimana Lucifer dilengkapi dengan musikalitas yang luar biasa sebelum dia jatuh dalam dosa)
  • Mazmur 150: 3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus (NEBEL) dan kecapi!

Contoh dalam keseharian:

  • Alat musik berdawai/bersenar akan dihadirkan dalam sebuah perangkat alat musik lengkap. Dipakai dalam band/orkestra untuk pementasan pada acara pernikahan, pesta, dll

Praktek pada lagu : MORE MORE MORE

  • KINNOWR

KINNOWR adalah KECAPI

Ekspresi KINNOWR adalah: menggunakan Kecapi /harpa  , untuk memuji Tuhan. Kecapi saja/ Harpa saja memuji Tuhan secara solo, dll

Ayat tentang KINNOWR  adalah:

  • Mazmur 150: 3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala pujilah Dia dengan gambus dan kecapi! (KINNOWR)

Contoh dalam keseharian:

  • Alat musik petik akan dihadirkan dalam sebuah perangkat alat musik lengkap. Dipakai dalam band/orkestra untuk pementasan pada acara pernikahan, pesta, dll

Apa yang membedakan alat musik bersenar dengan alat musik petik. Alat musik petik selalu bersenar, akan tetapi tidak semua alat musik bersenar itu memainkannya dengan cara dipetik, bisa saja di gesek, atau ditekan ( seperti piano adalah alat musik bersenar yang ditekan)

Praktek pada lagu : MORE MORE MORE

 

  • SHOWPHAR

SHOWPHAR adalah SANGKAKALA

Ekspresi SHOWPHAR adalah: menggunakan Sangkakala ( yang terbuat dari tanduk domba jantan) untuk memuji Tuhan, Terompet, Cornet, Horn, Terompet saja memainkan bagian musik secara solo/ intro, Memakai terompet untuk konser musik gereja, dll

Ayat tentang SHOWPHAR adalah:

  • Mazmur 150: 3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala (SHOWPHAR), pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!

Contoh dalam keseharian:

  • Alat musik tiup akan dihadirkan dalam sebuah perangkat alat musik lengkap. Dipakai dalam band/orkestra untuk pementasan pada acara pernikahan, pesta, dll

Praktek pada lagu : MORE MORE MORE

 

  • ‘UWGAB

‘UWGAB  adalah SERULING

Ekspresi ‘UWGAB adalah: menggunakan Seruling  , Organ ,reed-pipe, panpipes,  Flute,  untuk memuji Tuhan. Seruling saja/ flute saja memainkan lagu secara solo, dll

Ayat tentang ‘UWGAB’ adalah:

  • Mazmur 150: 4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling! (‘UWGAB)

Contoh dalam keseharian:

  • Alat musik tiup/ pipa akan dihadirkan dalam sebuah perangkat alat musik lengkap. Dipakai dalam band/orkestra untuk pementasan pada acara pernikahan, pesta, dll

Praktek pada lagu : MORE MORE MORE

 

  1. TS@LATSAL

TS@LATSAL  yang berdenting  adalah CERACAP, CYMBAL yang bernada tinggi seperti dengingan belalang.

TS@LATSAL  yang berdentang adalah CERACAP, CYMBAL yang bernada seperti ledakan dalam peperangan

Ekspresi TS@LATSAL  adalah: menggunakan ceracap, cymbal untuk memuji Tuhan. Drum Only/ drum saja memuji Tuhan secara solo, dll

Ayat tentang ‘UWGAB’ adalah:

  • Mazmur 150: 5 Pujilah Dia dengan ceracap (TS@LATSAL) yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap (TS@LATSAL) yang berdentang!

Contoh dalam keseharian:

  • Alat musik pukul/ perkusi akan dihadirkan dalam sebuah perangkat alat musik lengkap. Dipakai dalam band/orkestra untuk pementasan pada acara pernikahan, pesta, dll

Praktek pada lagu : MORE MORE MORE

https://www.youtube.com/watch?v=PRuGaTM0xEY ( pada menit ke 5.00)

MORE MORE MORE

More, more, more
i want more more more
more, we praise you

i’m gonna dance today
i’m gonna dance today
i’m gonna dance today
because of jesus

i’m gonna fly today
i’m gonna fly today
i’m gonna fly today
because of jesus

i’m gonna clap my hands
i’m gonna clap my hands
i’m gonna clap my hands
because of jesus

i’m gonna jump today
i’m gonna jump today
i’m gonna jump today
because of jesus

 

Kesimpulan: penggunaan beberapa macam alat musik sbb:

  • Alat musik petik (Gitar)
  • Alat musik gesek ( biola, Cello)
  • Alat musik tekan ( Keyboard, Piano, Organ)
  • Alat musik tiup ( terompet, saxophone, seruling/recorder/suling bambu, dll)
  • Alat musik pukul ( drum, perkusi, ketipung, dll)

Semua jenis alat musik ini dipakai oleh Tuhan untuk memuliakan nama-Nya !

 

EKSPRESI OLEH MUSISI

  • NATSACH

NATSACH adalah MENJADI PEMIMPIN BIDUAN/ KEPALA MUSISI/ PENYANYI, yang bertugas menjadi penilik, pengawas, direktur atau kepala, kepala musisi ( penyanyi), mengawasi, memainkan, mengiringi, mengepalai

Ekspresi NATSACH adalah melayani Tuhan melalui organisasi musik, latihan musik, mengatur jam latihan , mengatur arransement musik, mengatur jadwal latihan musik, mengatur petugas musik, petugas vokal, petugas paduan suara, , mengatur jadwal pelayanan musik, membimbing pelatihan lahirnya musisi baru/ vokalis baru  dalam bentuk regenerasi, mengatur persiapan ;  konser musik, pementasan musik, sendra tari yang membutuhkan musik, drama musikal, Dll

Hal ini bisa lebih diperjelas lagi dengan I Taw 25: 6-7

Mereka ini sekalian berada di bawah pimpinan ayah mereka pada waktu menyanyikan nyanyian di rumah TUHAN dengan diiringi ceracap, gambus dan kecapi untuk ibadah di rumah Allah dengan petunjuk raja. Demikianlah keadaan bani Asaf, Yedutun dan Heman, Jumlah mereka bersama-sama saudara-saudara mereka yang telah dilatih bernyanyi untuk TUHAN—mereka sekalian adalah ahli seni—ada dua ratus delapan puluh delapan orang. Tua dan muda, guru dan murid, membuang undi mengenai tugasnya.

Ayat terkait NATSACH ini adalah:

  • Mazmur 4:1 Untuk pemimpin biduan ( NATSACH) dengan permainan kecapi, mazmur Daud.
  • Mazmur 5:1 Untuk pemimpin biduan (NATSACH) dengan permainan suling, mazmur Daud.
  • Mazmur 8:1 Untuk pemimpin biduan (NATSACH). Menurut lagu: Gitit. Mazmur Daud.

Contoh menjadi pemimpin biduan ini dalam keseharian:

  • Dalam sebuah pertunjukan akbar, tentunya dipersiapkan dengan baik oleh panitia, semua persiapan-persiapan yang diperlukan. Demikian juga saat kita berhadapan dengan Allah yang tertib dan teratur, Tuhan ingin semua diatur dengan baik dan terorganisir dengan rapi. Tuhan tidak saja ingin kita perhatikan skill tetapi juga memperhatikan pengaturan/ management semuanya agar lebih tertata , tidak kacau balau.

Non Praktek lagu

  • ZAMMAR

 

ZAMMAR adalah SEORANG MUSISI, SEORANG PENYANYI, SEORANG PEMAIN MUSIK

 

Ekspresi ZAMMAR adalah orang yang mengembangkan talentanya untuk bermusik ( baik musik instrumental maupun musik vokal) dan memakai talentanya untuk memuliakan Tuhan, mengiringi, bermain musik, mengarang lagu, mengarransement lagu, mengadakan konser, mengadakan performance, memimpin ibadah, dll

 

 

Ayat tentang ZAMMAR :

 

  • Ezra 7:24 Lagipula kami beritahukan kepadamu, bahwa tidaklah sah bila para imam, orang Lewi, penyanyi (ZAMMAR) , penunggu pintu gerbang, budak di bait ALLAH dan para hamba rumah Allah dikenakan pajak, upeti atau bea.

 

Contoh dalam keseharian:

  • Hanya orang-orang yang berprestasi saja yang diajukan untuk mewakili negara mengikuti ajang olympiade internasional, demikian juga dengan hidup kita, semakin kita mengasah keterampilan kita dan mengembangkan talenta kita, kita semakin menyengkan Tuhan dengan hal itu.

Non Praktek lagu

 

EKSPRESI DENGAN KATA-KATA

  • MIZMOWR

MIZMOWR adalah MAZMUR/SYAIR/LYRIC/TEKS LAGU, puisi bernada, puisi yang dimasukkan dalam nada,  membuat suatu melody.

Ekspresi daripada MIZMOWR adalah: bermazmur, menyanyikan ayat Firman Tuhan, membaca kitab Mazmur dengan menyanyi, making melody (membuat melody baru/spontan ) dalam penyembahan kepada TUHAN, yang syairnya diambil dari kitab puisi dalam Alkitab. Menyanyikan lagu-lagu yang pencipta lagu tersebut mengambil teks lagunya dari kitab Mazmur atau kitab puisi lainnya.

Tafsiran saya, MIZMOWR ini adalah PUISI yang diciptakan oleh seseorang, atau lebih tepatnya SYAIR/ LYRIC/ TEKS LAGU, jadi dalam Mazmur, ada :

  • Mazmur Daud, artinya teksnya/puisinya/syair/lyricnya diciptakan oleh Daud,
  • ada juga Mazmur yang diciptakan oleh Bani Korah,
  • dan ada juga yang diciptakan oleh Asaf yang disebut Mazmur Asaf.

 

Beberapa jenis MIZMOWR

  1. MIZMOWR yang dinyanyikan dalam melody spontan oleh pencipta syair/puisi/lyric itu sendiri

Jadi syair ini sudah ada, pada saat DI MAZMUR-kan- DI –MIZMOWR-kan – puisi ini dimasukkan pada sebuah melody/nada yang mana nada itu pada umumnya dilagukan secara spontan/melody spontan.  Contohnya pada ayat-ayat berikut ini:

  • Mazmur 3:1 Mazmur (MIZMOWR) Daud
  • Mazmur 15:1 Mazmur (MIZMOWR) Daud
  • Mazmur 50:1 Mazmur (MIZMOWR) Asaf
  • Mazmur 73:1 Mazmur (MIZMOWR) Asaf
  • Mazmur 79:1 Mazmur (MIZMOWR) Asaf
  • Mazmur 82:1 Mazmur (MIZMOWR) Asaf

Kemungkinan besar- mazmur-mazmur pada ayat-ayat di atas dinyanyikan sendiri oleh pencipta syair tersebut, karena tidak ada keterangan Untuk Pemimpin Biduan

  1. MIZMOWR yang dinyanyikan dalam melody spontan oleh team musik/ jadi bukan dinyanyikan oleh si pencipta syair itu sendiri

Kemungkinan besar ada juga  mazmur-mazmur yang diberikan kepada pemimpin biduan/ kepala departement musik untuk dinyanyikan oleh orang lain, karena ada keterangan Untuk Pemimpin biduan, jadi kemungkinan besar ini diserahkan berupa teks puisi, untuk kemudian dinyanyikan secara spontan oleh team musik, karena tidak ada keterangan nama melody lagu ( seperti pada Mazmur 75:1) ataupun tidak ada keterangan adanya arrangement musik yang sudah jadi (seperti pada Mazmur 76:1)

  • Mazmur 13:1 Untuk pemimpin biduan, Mazmur (MIZMOWR) Daud
  • Mazmur 47:1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur (MIZMOWR)
  • Mazmur 49:1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur ( MIZMOWR)
  • Mazmur 85:1 untuk pemimpin biduan, Mazmur ( MIZMOWR) Bani Korah

 

  1. MIZMOWR yang dinyanyikan dalam melody yang sudah dikenal / yaitu melody lagu lain

Pada Mazmur 75:1, puisi/syair/lyric daripada Asaf ini dimasukkan di sebuah melody lagu yang sudah ada, yaitu melodi sebuah lagu yang dinamakan/judulnya Jangan Memusnahkan ( Jangan Memusnahkan= nama sebuah melody- judul syair Asaf bukan judul itu, melainkan judulnya /themanya adalah Allah, Hakim yang adil).

  • Mazmur 75:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan Memusnahkan. Mazmur (MIZMOWR) Asaf . Nyanyian.

 

  1. MIZMOWR yang telah disertai juga dengan nama pencipta melody

Kemungkinan besar pada ayat berikut ini, penulis syair/lyric/puisinya adalah Bani Korah, namun pencipta melodynya adalah Heman, orang Ezrahi. Nama pencipta Melody/ lagunya dituliskan dengan jelas; Heman, orang Ezrahi. Melody ciptaan Heman ini disebut Mahalat Leanot. Gitit kemungkinan juga nama seorang musisi.

  • Mazmur 88:1 Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu; Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi.
  • Mazmur 84:1 Untuk pemimpin biduan, Menurut lagu; Gitit. Mazmur (MIZMOWR) bani Korah.

 

 

 

 

  1. MIZMOWR yang telah disertai arrangement melody

Kemungkinan besar ada juga mazmur-mazmur yang telah digarap tidak hanya sebagai syair saja, melainkan telah dilengkapi dengan sebuah gubahan lagu/melody. Namun melody ini adalah melody baru, jadi bukan diambil dari melody lagu lain yang sudah dikenal.

  • Mazmur 83:1 Mazmur (MIZMOWR) Suatu nyanyian
  • Mazmur 48:1 Nyanyian, Mazmur (MIZMOWR) Bani Korah
  • Mazmur 87:1 Mazmur bani Korah. Suatu nyanyian.

 

  1. MIZMOWR yang telah disertai arrangement melody dan iringan musiknya

Pada Mazmur 76:1, puisi/syair/lyric daripada Asaf ini telah disertai dengan penggarapan arrangement musiknya / yaitu permainan kecapi, itu artinya melodynya tidak bisa spontan, melainkan telah diarrangement secara khusus,baik melody lagu maupun iringan musiknya.

  • Mazmur 76:1 Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur (MIZMOWR) Nyanyian.

Perbedaan antara Zamar dengan Mizmowr dan ROWMAM  adalah:

Pada Mizmowr- teks lagu/ syair lagu/ lyric lagu sudah ada, tinggal dinyanyikan saja- bisa melalui melody spontan atau memakai melody yang sudah ada pada lagu lain, atau menciptakan melody baru yang khusus diciptakan untuk puisi/lyric/teks/syair lagu tersebut. Dalam hal ini, musik mengacu pada teks/syair.

Tetapi pada ZAMAR- justru pola progressif chord musiknya sudah ada, musik sudah main dengan polanya chordnya sendiri, tinggal para pemazmur yang bermazmur dengan syair/puisi spontan yang keluar dari hatinya untuk memuliakan nama TUHAN.  Dalam hal ini justru syair/teks yang mengacu pada musik/ progressif  chord yang sudah baku.

Sedangkan ROWMAM adalah pujian solo dari teks/syair yang sudah ada namun si solis itu membuat melody spontan dalam menyanyikan bagian solonya.

Contoh ekspresi MIZMOWR ini dalam keseharian:

  • Seorang kekasih yang merayu kekasihnya sambil bernyanyi/ menyanyikan sajak/puisi rayuannya itu. Demikian juga kemesraan kita dengan Tuhan saat Tuhan mendengar pujian kepada-Nya diberi melody spontan.

Praktek dengan lagu:

  • Melody Spontan : Mazmur 15
  • Menyanyikan syair dari Mazmur 75, dengan nada melody Oh Betapa Indahnya ( Maz 133)
  • Menyanyikan Mazmur 133

 

 

  • KABOD

KABOD adalah AJAKAN UNTUK MEMULIAKAN TUHAN

Ekspresi KABOD adalah: ajakan untuk memberikan kepada Tuhan kata-kata pujian, kemuliaan, kehormatan, kekayaan,kemegahan, keindahan, kuasa kemuliaanNya.

Ayat tentang KABOD dapat ditemui pada ayat-ayat ini:

  • Mazmur 66:2 Mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah(KABOD) Dia dengan puji-pujian!
  • Mazmur 96:8 Berilah kepada TUHAN kemuliaan (KABOD) nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

Kata KABOD dalam bahasa aslinya sedikit pun tidak mengandung arti yang mengarah pada sikap tubuh , melainkan mengandung arti ‘kata-kata pujian’. Jika kita padukan dengan Mazmur 96:8 yang diawali dengan kata ‘berilah’ (YAHAB) yang mengandung arti : berikanlah, berilah, marilah, baiklah, ajukanlah, tempatkanlah, tunjukkanlah, kemukakanlah. Maka dapat saya tafsirkan kata KABOD ini adalah berbicara mengenai bagaimana kita mengajak orang-orang di sekitar kita untuk memberikan kata-kata pujian yang memuliakan nama Tuhan.

Dalam ibadah lebih tepat digambarkan sebagai komentar pemimpin pujian, yang berfungsi sebagai pembisik agar jemaat sebagai aktor/aktris yang sesungguhnya, dapat memberikan penampilan yang terbaik bagi Penonton, yaitu Bapa Surgawi.

Ajakan berupa kata-kata ini bisa berupa kata-kata tanpa nada – ataupun bernada nyanyian dalam melody  dan syair improvisasi.  Namun kata-kata ajakan ini bukan bagian daripada arransement lagu asli, melainkan pengembangan dari si pemimpin pujian untuk pada bagian berikutnya jemaat diajak lebih lagi dalam memuliakan Tuhan.

Ekspresi ajakan untuk memberikan pujian kemuliaan

  • Seperti seorang ibu yang mengajari anaknya berterima kasih pada papanya, saat papanya memberikan oleh-oleh. Demikian juga kita perlu mengajak, mendorong orang-orang di sekitar kita untuk memuliakan Tuhan senantiasa.

Praktek pada lagu :

Hari Ini

1= C-D

Hari ini hari yang telah dijadikan Tuhan

mari kita bersuka

Hari ini hari yang telah dijadikan Tuhan

mari kita bersuka  di dalam Tuhan,

 

bersuka di dalam Tuhan

Bersuka, bersuka dalam Tuhan, mari bersuka, bersukacitalah

Bersuka, bersuka dalam Tuhan, mari bersuka, bersukacitalah

 

  1. RINNAH

RINNAH adalah MEMPROKLAMASIKAN KEMENANGAN- semacam yel-yel

 

Ekspresi RINNAH adalah memproklamasikan Tuhan, berteriak, bernyanyi, lagu, kemenangan, permohonan, doa, pernyataan, sukacita, pujian, berderit/ melengkingkan suara, kebahagiaan, sorak-sorai, bersorak-sorai, berseru, gemuruh sorak-sorai.

 

Tafsiran saya, RINNAH ini semacam YEL-YEL yang berisi statemen/pernyataan/proklamasi tentang siapa Tuhan, tentang kemenangan kita di dalam Tuhan, tentang perbuatan Tuhan. Yel-yel ini bisa dalam beberapa bentuk:

  • dikatakan atau dinyanyikan berbalasan,
  • atau bisa juga berupa gemuruh sorak-sorai yang dilakukan oleh banyak orang yang memproklamasikan tentang Tuhan dengan kalimat yang berbeda-beda pada tiap orang, sehingga menghasilkan gemuruh suara.
  • RINNAH ini juga bisa berupa doa yang berisi statement/pernyataan/proklamasi tentang kemenangan, namun doa ini bukan dengan suara lirih/lembut melainkan dengan suara keras/lengkingan/sorakkan..
  • bisa secara bersahut-sahutan atau bersama-sama dalam gemuruh lengkingan suara.
  • Terkadang ada juga lagu yang sudah diarransement mengandung YEL-YEL semacam ini. Jika demikian, maka Yel-yel ini bernada, tetapi tetap intinya menyatakan sebuah statement/proklamasi. Pada lagu-lagu tertentu YEL YEL semacam ini mirip/ kurang lebih sama dengan irama raph

 

Contoh pada lagu:

Aku lebih dari pemenang- kita lebih dari pemenang- kamu lebih dari pemenang- dst

 

Ayat terkait kata RINNAH ini ada pada

  • Mazmur 107:22 Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur, dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan-Nya dengan sorak-sorai (RINNAH)
  • Mazmur 118:15 Suara sorak-sorai (RINNAH) dan kemenangan di kemah orang-orang benar: “Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan, ..”
  • Mazmur 126:6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai (RINNAH) sambil membawa berkas-berkasnya.
  • Yesaya 44:23 Bersorak-sorailah, hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertempiksoraklah , hai rahim bumi! Bergembiralah dengan sorak-sorai (RINNAH), hai gunung-gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah menebus Yakub, dan telah memperlihatkan keagungan-Nya dalam hal Israel.
  • Yesaya 49:13 Bersorak-sorailah ,hai langit, bersorak-soraklah ,hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai (RINNAH), hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
  • Yesaya 55:12 Sunggunh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai;gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai (RINNAH) di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan.

Contoh dalam keseharian:

  • Seorang yang sedang mengikat janji suci pernikahan, akan mengucapkan / memproklamasikan janji-janjinya terhadap pasangannya. Demikian juga dengan kita terhadap Tuhan, kita proklamasikan kepada khalayak ramai, siapa Dia bagi kita

Praktek: mempraktekkan RINNAH setelah menyanyikan salah satu tempo cepat

BETAPA HEBAT

BERKUASA DI BUMI DI SURGA
BERTAHTA DALAM KEMULIAAN
DIALAH TUHAN ALLAH KITA
NAMA-NYA BERKUASA
PEMBEBAS UMAT-NYA

REFF:
BETAPA HEBAT, BETAPA KUAT
DAHSYATNYA ALLAH KITA
DIA BERJAYA ATAS SEMUA PERBUATAN-NYA

BETAPA HEBAT, BETAPA KUAT
DAHSYATNYA ALLAH KITA
DIA TERNAMA, YESUS RAJA S’GALA RAJA
TUHAN ALLAH KITA

 

EKSPRESI DENGAN TUBUH

  • TANGAN

 

  • TOWDAH

Towdah adalah PUJIAN PENGUCAPAN SYUKUR dengan mengangkat tangan  dalam sembah sujud

Ekspresi Towdah adalah mengangkat tangan dalam sembah sujud untuk berterima kasih kepada Tuhan untuk hal-hal yang belum diterima serta hal-hal yang sudah di tangan.  Bisa juga diekspresikan dalam : Paduan suara Umat/ Unisono/ koor, Korban pujian, syukur.

Berbeda dengan Yadah, adalah mengangkat tangan sambil berdiri, sedangkan Towdah adalah mengangkat tangan yang  dilakukan sambil sembah sujud.

Ayat yang menyebut kata TOWDAH:

  • Mazmur 50:14 Persembahkanlah syukur (TOWDAH) sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi.
  • Mazmur 69:30 Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur ( TOWDAH)
  • Mazmur 100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur ( TOWDAH), ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya

Contoh ekspresi mengangkat tangan dalam sembah sujud dalam keseharian:

  • Ekspresi seorang pengemis yang duduk sambil mengangkat tangan tanda terima kasih saat dia mendapat sumbangan puluhan juga rupiah dari seorang gubenur/walikota/bahkan presiden. Demikian juga betapa kita berterima kasih atas anugrah terbesar yang bisa kita terima lewat karya salib Kristus

Praktek pada lagu:

Sambutlah Yesus

 

1 = D

Dia sungguh indah,        Dia Yesus, Dia ajaib, Dia mulia, Dia agung

Dia cinta daku,      dan   ampuniku,       bahkan rela, brikan nyawanya tuk slamatkanku

Reff:

Sambutlah Yesus,          tinggikan Yesus,

bri Dia hormat, pujian dan kuasa, Yesus Raja

Bagi yang mulia,         kuangkat           tanganku,

Kau kucinta, kupuja, kusembah, haleluya

 

  • YADAH

Yadah adalah PUJIAN PENGAKUAN, PUJIAN SYUKUR dengan mengangkat tangan sambil berdiri.

Ekspresi Yadah adalah mengangkat tangan ( berlawanan dengan orang yang meratapi, dia akan meremas-remas tangan). Tindakan mengangkat tangan ini bisa untuk :

  • bersyukur,atau mengangkat nyanyian syukur, atau mempersembahkan syukur,
  • menyanjung,
  • mengaku dosa, mengucapkan pengakuan.

Berbeda dengan TOWDAH yang mengangkat tangan sambil bersujud, Yadah adalah mengangkat tangan yang dilakukan sambil berdiri.

Tafsiran saya : Berbeda dengan NACAH yang adalah mengangkat tangan untuk mengarahkan hatinya kepada TUHAN, maka YADAH ini adalah mengangkat tangan untuk mengekspresikan syukur, atau memohon ampun

Ayat yang mencantumkan kata Yadah

  • Mazmur 33:2 Bersyukurlah ( YADAH) kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluhntali!
  • Mazmur 18:49 Sebab itu aku mau menyanyikan syukur (YADAH) bagi-Mu di antara bangsa-bangsa, ya TUHAN, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.
  • Mazmur 9:2
  • Aku mau bersyukur (YADAH) kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.

Contoh ekspresi mengangkat tangan dalam kehidupan sehari-hari

  • Ekspresi penyerahan saat seseorang ditodong pistol. Demikianlah ekspresi kita berserah ( angkat tangan) pada Tuhan, agar Tuhan sendiri yang turun tangan.
  • Ekspresi penyerahan/ pengakuan dari seseorang yang merasa bersalah. Demikianlah ekspresi kita saat kita mengaku dosa di hadapan TUHAN
  • Ekspresi seorang wasit untuk menyatakan siapa dari kedua petinju ini yang menang, demikian juga kita sebagai pemenang, kita akan mengangkat tangan sebagai tanda kemenangan. Demikianlah ekspresi kemenangan kita dengan cara mengangkat tangan.

Praktek dengan lagu:

Yesus Kami Puja

Yesus kami puja, kami sembah s’bagai Raja

Berdiri di tengah kami, ditinggikan dan dipuji

Sembah dan puji p’nuhi tahta-Mu

Sembah dan puji p’nuhi tahta-Mu

Sembah dan puji p’nuhi tahta-Mu

Yesus Tuhan adalah Raja

 

 

 

  • NACAH

NACAH adalah MEMUJI TUHAN DENGAN CARA MENGANGKAT TANGAN untuk mengarahkan hati kepada TUHAN

Ekspresi NACAH adalah memuji dan memberi rasa hormat dengan cara mengangkat tangan. Mengarahkan hati kepada Tuhan dengan cara mengangkat tangan.

Tafsiran saya : Berbeda dengan YADAH yang  adalah mengangkat tangan untuk mengekspresikan syukur, atau memohon ampun, maka NACAH ini adalah mengangkat tangan untuk mengarahkan hatinya kepada TUHAN.

Tafsiran saya NACAH ini tidak selalu harus disertai dengan menyanyi, bisa juga sambil berdoa ! Tetapi YADAH pastilah mengangkat tangan sambil menyanyi.

Ayat terkait NACAH ini ada di :

  • Mazmur 28:2 Dengarlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat (NACAH) tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus.
  • Mazmur 63:4 Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan (NACAH) tanganku demi nama-Mu.
  • Mazmur 134:2 Angkatlah (NACAH) tanganmu ke tempat kudus dan pujilah TUHAN!

Contoh dalam keseharian:

  • Ekspresi kedekatan seorang anak yang minta gendong papanya. Demikianlah ekspresi kedekatan kita dengan Bapa surgawi. Ekspresi seorang ayah yang sedang menjunjung anaknya tinggi-tinggi.
  • Ekspresi seseorang yang menyapa dari kejauhan. Demikianlah ekspresi kerinduan kita akan Tuhan.

Praktek : Mengajak jemaat mengarahkan hati pada Tuhan dengan mengangkat tangan, sambil  berdoa.

 

  • CALAL

CALAL adalah PUJIAN PENINGGIAN / PUJIAN JUNJUNGAN dengan cara mengangkat kedua tangan lurus ke depan/ ke atas

Ekspresi CALAL adalah mengangkat lagu sambil mengangkat kedua tangan lurus ke depan/ke atas seperti orang sedang melemparkan sesuatu ke atas, sebagai ekspresi peninggian akan Tuhan dan sebuah ekspresi penghargaan yang dalam, atau sebuah ekspresi memberikan sebuah hadiah

Ayat yang mengandung kata CALAL  ini adalah:

  • Mazmur 68:5 Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan (CALAL) bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-dialah di hadapan-Nya!

Perhatikan bahwa CALAL di sini bukan jalan biasa- tetapi jalan yang dirintis/dibuat/dibuka. Ingatlah bahwa saat kita meninggikan Tuhan, menjunjung Tuhan tinggi-tinggi, meninggikan karya salib Kristus, memuja karya salib-Nya, pada saat yang sama, ada jalan yang sedang dirintis, untuk Tuhan melalui jalan itu menarik banyak jiwa datang kepada-Nya

Yohanes 12:32-33

Dan aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku. Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana cara-Nya Ia akan mati.

Contoh Ekspresi mengangkat tangan lurus ke depan dalam keseharian :

  • Ekspresi orang yang TOAS/ Sepakat/ Deal. Demikianlah kita menyatukan kehendak kita dengan tunduk pada kehendak Tuhan, pada otoritas Tuhan.
  • Ekspresi seseorang hamba yang menyajikan minuman/suatu upeti kepada tuannya/rajanya

Praktek pada lagu:

TINGGIKAN DIRI-MU

1 = F

 

Kubersyukur pada-Mu Tuhan, atas kasih-Mu

Ku bermazmur bagi nama-Mu yang kudus

 

Sbab Engkau kebenaran-ku pada-Mu kupercaya

 

Betapa mulianya Tuhanku kurin    du menyatakan

 

 

Reff

Tinggikan diri-Mu mengatasi  langit

 

Kebesaran-Mu Tuhan  mengatasi bumi

 

Tinggikan diri-Mu mengatasi langit

 

Kemuliaan-mu Tuhan  mengatasi bumi

 

  • GADAL

GADAL adalah  PUJIAN PENGAGUNGAN/ PUJIAN KEMEGAHAN TUHAN dengan cara mengembangkan tangan

Ekspresi dari GADAL adalah: membesarkan Tuhan, memuliakan Tuhan, mengagungkan Tuhan, besarnya HAL-HAL yang dilakukan-Nya, memasyurkan, mempromosikan, membanggakan, dengan menggerakkan tangan seperti menggambarkan sesuatu perkembangan/pertumbuhan yang tak terduga/ to twist/ bertambah besar.

Ayat yang menggunakan kata GADAl ini adalah:

  • Mazmur 34:3 Muliakanlah (GADAL) TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyurkan nama-Nya!
  • Mazmur 69:30 Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan (GADAL) Dia dengan nyanyian syukur.
  • Mazmur 70:4 Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: “Allah itu besar!” (GADAL)

Contoh Ekspresi GADAL dalam keseharian:

  • Bagaimana seorang anak kecil yang selalu membangga-banggakan kehebatan ayahnya pada temannya, merasa tidak mau kalah, ia merasa bahwa ayahnyalah yang paling hebat di antara semua ayah yang lain. Demikian juga saat kita mengalami kebesaran Tuhan, tidak bisa tidak, kita akan selalu bangga akan Dia dan mengagungkan kebesaran-Nya.

Praktek dengan lagu

BESAR ANUGRAH-MU

Besar anugrah-Mu melimpah kasih-Mu

Semakin hari smakin bertambah besar anugrah-Mu

 

  • MACHA

MACHA adalah BERTEPUK TANGAN SEBAGAI TANDA PENGAGUNGAN

Ekspresi MACHA  adalah bertepuk tangan karena sukacita dan kegembiaraan dan karena menyerang.

Ayat yang menggunakan kata MACHA adalah:

  • Mazmur 98:8 Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan  (MACHA-KAPH )dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.
  • Yesaya 55:12 Sunggunh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai;gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan (MACHA-KAPH)

Yang membedakan MACHA dari KAPH adalah pada MACHA tepukan tangan tidak disertai hentakan kaki. Namun pada Yesaya 55:12 , dan Mazmur 98:8 ditulis baik MACHA maupun KAPH, artinya kedua-duanya dilakukan baik bertepuk tangan, maupun menghentakkan kaki.

Contoh ekspresi bertepuk tangan dalam keseharian adalah:

  • Ekspresi seorang Raja yang memanggil hamba-hambanya cukup dengan bertepuk tangan, demikian juga saat kita betepuk tangan, malaikat datang melayani kita (Ibrani 1:14)
  • Ekspresi menyoraki jagoan yang sedang bertanding, demikian juga kita menyoraki Tuhan yang sedang berperang melawan musuh-musuh-Nya Yes 42: 13
  • Ekspresi penonton yang terkesima melihat konser yang begitu megah , dan mereka Standing Applause untuk meminta babak tambahan, demikian juga saat kita mengagumi karya Tuhan , seakan-akan kita memberikan standing applause kepada Tuhan untuk terus berkarya lebih lagi dalam hidup kita
  • Ekspresi penonton yang puas dengan pertunjukan yang baru saja berakhir. Demikian juga saat kita bertepuk tangan, kita sedang menyatakan puas kepada Tuhan atas segala perbuatan-Nya dalam hidup kita.

Praktek dengan lagu:

NYANYI BAGI DIA

1= A

Angkatlah suaramu,   puji dan serukan nama-Yesus

Tanggalkan bebanmu, tak perlu kau kuatir, sbab Dia sanggup

Gerakkan kakimu Menarilah dan bertepuk tangan

Bersukacitalah , takperlu kau kuatir, sbab Dia sanggup

Skarang nyanyikan kebesaran-Nya Dia kuat dan penuh kuasa

Bersorak sorai karna kasih-Nya tlah datang melawat kita,Nyanyi bagi Dia

 

  • KAPH

KAPH adalah BERTEPUK TANGAN SAMBIL MENGHENTAKKAN SALAH SATU KAKI

Ekspresi KAPH adalah bertepuk tangan sambil membungkuk dan menghentak-hentakkan salah satu telapak kaki ke tanah ( menginjak-injak ) dengan daya tunggal kaki sebagai simbol kekuasaan.

Ayat yang memakai kata KAPH ini adalah:

  • Mazmur 47:1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur. Hai segalah bangsa, bertepuktanganlah (KAPH-TAGA) , elu-elukanlah Allah dengan sorak sorai!
  • Yehezkiel 6: 11 Beginilah firman Tuhan ALLAH; Bertepuklah (KAPH-NAKAH) dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah; Awas! Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar.
  • Yesaya 55:12 Sunggunh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai;gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan (MACHA-KAPH)

Yang membedakan MACHA dari KAPH adalah pada MACHA tepukan tangan tidak disertai hentakan kaki, namun pada KAPH tepukan tangan ini disertai hentakan kaki.

Namun pada Yesaya 55:12 ditulis baik MACHA maupun KAPH, artinya kedua-duanya dilakukan baik bertepuk tangan, maupun menghentakkan kaki.

Kata TAGA dalam Mazmur 47:1 mengandung penafsiran  serempak/bersama-sama secara tempo dan irama

Kata NAKAH dalam Yehezkiel 6:11 mengandung arti : membunuh, menghajar, memukul kalah, mengalahkan, menewaskan, menancapkan, menggempur, menyerang, menerobos, membinasakan, menghancurkan

Kesimpulannya, baik Mazmur 47:1 dan Yehezkiel 6:11 sama-sama bertepuk tangan sambil menghentakkan salah satu kaki, namun bedanya pada Mazmur 47:1 ada tempo dan irama yang seragam /serentak pada semua orang, akan tetapi pada Yehezkiel 6:11 tanpa tempo yang beraturan, yang penting di sini bagaimana menginjak musuh sampai mereka mati/kalah.

Contoh ekspresi bertepuk tangan sambil menghentak-hentakkan satu telapak kaki dalam keseharian:

  • Saat sekelompok supporter kesebelasan menyoraki kesebelasan favourite-nya saat goal hampir dicetak, mereka memberi semangat pada para pemain supaya goal benar-benar tercetak, dan menggetarkan gawang lawan. Yang mereka lakukan salah satunyan adalah seperti itu, bertepuk tangan- sambil menghentak-hentakkan salah satu kakinya dan juga sambil berteriak “Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu” Demikian juga untuk menyatakan kekuasaan kita atas lawan/musuh, kita menyemangati diri kita sebagai penginjak-injak musuh di bawah kaki kita.

Praktek dengang lagu :

BANGKIT, SERUKAN NAMA YESUS
Ir. Erwin Badudu & Franky Sihombing

BANGKIT, SERUKAN NAMA YESUS
MAJU NYATAKAN KUASA-NYA
KITA BUAT IBLIS GEMETAR
KALAHKAN TIPU DAYANYA
DENGAN KUASA NAMA-NYA

REFF :
NAMA YESUS, MENARA YANG KUAT
NAMA YESUS, KOTA BENTENG YANG TEGUH
NAMA YESUS, KALAHKAN SEMUA MUSUH
NAMA YESUS, DIATAS SEGALANYA

 

  • TAGA

 

TAGA adalah BERTEPUK TANGAN SECARA SERENTAK DALAM IRAMA DAN TEMPO  YANG SAMA

 

Ekspresi TAGA adalah : membuat gaduh, bertepuk tangan secara serentak dalam irama yang sama dan stabil, untuk menyerang, memberikan pukulan kepada lawan, dan dorongan, menusuk.

 

Ayat yang menggunakan kata TAGA ini adalah:

 

  • Mazmur 47:1 Untuk pemimpin biduan, Dari bani Korah, Mazmur. Hai segalah bangsa, bertepuktanganlah, (KAPH-TAGA), elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!

 

Karena dalam ayat Mazmur 47:1 ini mengandung kata KAPH ( bertepuk tangan sambil menghentak-hentakkan salah satu kaki- maka bisa dipastikan pada ayat ini, kata KAPH-TAGA dimaksudkan sebagai bertepuktangan secara serentak dengan irama dan tempo yang sama, sambil menghentak-hentakkan salah satu kaki.

 

Namun dalam prakteknya TAGA dapat berdiri sendiri, artinya mengajak umat Tuhan bertepuk tangan dalam irama dan tempo yang serentak ( walaupun tanpa disertai hentakan salah satu kaki)

 

Contoh bertepuk tangan secara serntak dalam irama dan tempo yang sama

  • Saat sekelompok supporter kesebelasan menyoraki kesebelasan favourite-nya saat goal hampir dicetak, mereka memberi semangat pada para pemain supaya goal benar-benar tercetak, dan menggetarkan gawang lawan. Yang mereka lakukan salah satunyan adalah seperti itu, bertepuk tangan- sambil menghentak-hentakkan salah satu kakinya dan juga sambil berteriak “AYO-AYO-AYO !” atau “AREMA- GO GO GO !” Demikian juga untuk menyatakan kekuasaan kita atas lawan/musuh, kita menyemangati diri kita sebagai penginjak-injak musuh di bawah kaki kita.

Praktek pada lagu:

KAMI TERIMA

Kami yang t’lah ditebus dengan darah yang kudus mengangkat pujian bagi-Mu

Kami bait kudus-Mu s’bagai bukti karya-Mu nyatakan Kau besar dan hidup

Berlari sampai tujuan, mendapatkan mahkota kekal

Kami trima kuasa-Mu Tuhan

Kami trima kemenangan yang Engkau sediakan tuk kami bawa di setiap langkah

Di mana pun kami berdiri, ke mana pun kami kan pergi di situ pasti mujizat-Mu terjadi
KAMI T’RIMA KUASA-MU

  • SAPHAQ

SAPHAQ adalah MENGEPALKAN TANGAN  UNTUK MENGEJEK/MENGOLOK-OLOK MUSUH

Ekepresi SAPHAQ  adalah : bertepuk tangan untuk mengejek/mengolok-olok iblis, memberikan hukuman, memukul, menampar, meremas-remas, mengepalkan tangan, Bertepuk tangan dengan posisi satu tangan terbuka sedang tangan lainnya mengepal.

Ayat terkait SAPHAQ adalah:

  • Ayub 27:23 Oleh karena dia orang bertepuk tangan (SAPHAQ), dan bersuit-suit karena dia dari tempat kediamannya
  • Ayub 34:37 Karena ia menambahkan dosanya dengan pelanggaran, ia mengepalkan tangan (SAPHAQ) di antara kami dan banyak bicara terhadap Allah.
  • Ratapan 2:15 Sekalian orang yang lewat bertepuk tangan (SAPHAQ), karena engkau. Mereka bersuit-suit dan menggelengkan kepalanya mengenai puteri Yerusalem: “Inikah kota yang disebut orang kota yang paling indah, kesukaan dunia semesta?”

Semua ayat-ayat tentang mengepalkan tangan ini adalah ayat yang isinya tentang ejekan. Namun mengapa kita masukkan dalam ekspresi pujian dan penyembahan? Kita tidak sedang mengejek Tuhan bukan???

Sebenarnya  semua ekspresi kemenangan pada saat diekspresikan oleh umat pemenang, sebenarnya pada saat yang sama menjadi ekspresi ejekan bagi si musuh. Contohnya seperti ini:  Saat seorang juara diumumkan, biasanya sang juara akan mengepalkan tangan ke atas sebagai tanda kemenangan, pada saat itulah si rival/lawan seakan dipermalukan karena dia ada dalam kekalahan.  Dalam ibadah terkadang ada syair-syair seperti : menginjak-injak iblis, menghancurkan kuasa iblis, dll kita dapat ekspresikan dengan mengepal-ngepalkan tangan kanan dan memukul-mukulkan kepalan itu pada tangan kiri yang terbuka ( seperti tepukan kepalan tangan), sambil menghentak-hentakkan kaki ke lantai tanda kekuasaan. Ataupun sambil meremas-remas tangan, tanda sedang menghancurkan kekuatan lawan.

Mengepalkan tangan juga tidak selalu dengan ekspresi menghancurkan musuh, melainkan juga ekspresi kemenangan seorang juara/pemenang. Kepalkan tangan ke atas tanda bahwa kita menang.

Contoh dalam Keseharian:

  • Seorang petinju saat tangannya di angkat ke atas sebagai pengumuman bahwa dia juara, dia akan mengepalkan tanganya, tanda kemenangan
  • Seorang musuh, dia akan mengancam lawannya dari jauh dengan sorot mata tajam sambil mengepalkan tangannya tanda perlawanan. Terkadang juga sambil menepukkan kepalan tangan pada tangan lain yang terbuka ( satu kali saja) sebagai tanda ‘ancaman’.

Praktek dengan lagu

ALLAH BANGKIT

Wooo ooo ooo ooo

Kerahkanlah kekuatan-Mu ya Allah

Tunjukkanlah kuasa-Mu ya Tuhan

Serakkanlah musuh-Mu

S’lamatkanlah umat-Mu

Allah dahsyat di tempat kudus-Nya

Allah bangkit, bersoraklah !

Allah bangkit bernyanyilah !

Musuh dikalahkan

Umat-Nya dibebaskan

Allah dahsyat di tempat kudus-Nya

 

  • PARAS

PARAS adalah  DOA PENGHARAPAN DENGAN MERENTANGAN TANGAN

Ekspresi PARAS adalah: menadahkan tangan, merentangkan tangan, mengembangkan tangan, membentangkan tangan, menghamparkan tangan, merentang-rentangkan tangan, membeberkan isi hati/ mengungkapkan doa permohonan kepada Allah.

Ayat terkait PARAS  adalah:

Mazmur 143:6 Aku menadahkan (PARAS) tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yan tandus. Sela.

Contoh dalam kehidupan keseharian

  • Seorang yang sudah kehabisan kata-kata dan tidak dapat berbicara lagi dia akan merentangkan tangan, sebagai tanda bahwa dia sudah tidak tahu apa yang akan dia perbuat. Demikian juga hidup kita seperti itu, saat kita merentangkan tangan di hadapan Tuhan, kita mengungkapkan doa kita, membeberkan isi hati kita kepada Tuhan dengan keluhan-keluhan yang bahkan tidak dapat terucapkan (Roma 8:26)

Praktek dengan lagu:

BAGAIKAN TANAH KERING

Bagaikan tanah kering yang merindukan air

Demikianlah jiwaku haus akan Engkau

Kurindu selalu hadir-Mu di hidupku

Memulihkan jiwaku, hapuskan air mataku

Mengalirlah kuasa Roh Kudus

Mengalirlah di tempat ini

Mengalirlah oh Roh Kudus, pulihkanku

 

  1. KAKI
  • ALATS

Alats adalah LOMPATAN KEMENANGAN

Ekspresi Alats adalah: melompat karena  gembira, beria-ria, bersukaria, menang, gembira, bersukacita, bermegah.

Ayat yang memakai kata ALATS adalah:

  • Mazmur 5; 11 Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria (ALATS) orang-orang yang mengasihi nama-Mu.
  • Mazmur 9:2 Aku mau bersukacita dan bersukaria ( ALATS) karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi.
  • Mazmur 68:3 Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria (ALATS) di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.
  • I Tawarikh 16:32 Biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria (ALATS) padang dan segala yang di atasnya,

Tafsiran saya, walaupun artinya hampir mirip antara ALATS dengan ALAZ, melompat ekspresi dari ALATS memiliki perbedaan dengan melompat ekspresi dari ALAZ, yang membedakan keduanya adalah, pada ALATS hanya melompat biasa, tetapi pada ALAZ adalah melompat sambil berputar sampai terasa pusing.

Contoh ekspresi Lompatan kemenganan dalam keseharian:

  • Seorang anak SMA yang dinyatakan lulus, dia akan melompat kegirangan.

Praktek dengan lagu:

PENEBUSKU HIDUP

KUTAHU DIA PENOLONGKU DARAH-NYA HAPUS DOSAKU
KUYAKIN, KUYAKIN

DIA ANGKAT DERITAKU BELENGGU DAN SAKITKU
KUYAKIN, KUYAKIN

KUANGKAT PANJI
OH.. OH… OH…
DIA T’LAH MENANG ATAS MAUT

DIA PENEBUSKU, DIA HIDUPLAH
DIA PENEBUSKU, DIA HIDUPLAH

KAU BEBASKANKU, KU KAN BANGKIT
KU ‘KAN MENARI MENYAMBUT
K’RAJAAN-MU DATANG

  • ALAZ

Alaz artinya sama dengan Alats adalah LOMPATAN KEMENANGAN sambil berputar sampai terasa pusing

Ekspresi Alaz  adalah: melompat karena  gembira, beria-ria, bersorak-sorak,menjadi pusing

Ayat yang memakai kata ALAZ ini adalah:

  • Mazmur 28:7 TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria ( ALAZ) hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.
  • Mazmur 68: 4 Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-nya ialah TUHAN; beria-rialah (ALAZ) di hadapan-Nya!

Tafsiran saya, walaupun artinya hampir mirip antara ALATS dengan ALAZ, melompat ekspresi dari ALATS memiliki perbedaan dengan melompat ekspresi dari ALAZ, yang membedakan keduanya adalah, pada ALATS hanya melompat biasa, tetapi pada ALAZ adalah melompat sambil berputar sampai terasa pusing.

Contoh ekspresi Lompatan kemenganan dalam keseharian:

  • Seorang anak SMA yang dinyatakan lulus, dia akan melompat kegirangan, bisa jadi melompatnya sambil berputar-putar, karena terlewat bahagia.

Praktek dengan lagu: PENEBUSKU HIDUP

 

  • RAQAD

RAQAD adalah BERJINGKRAK-JINGKRAK .

Ekspresi RAQAD adalah: berjingkrak-jingkrak, melompat-lompat, meloncat-loncat, menari.

Ayat tentang RAQAD adalah:

  • Mazmur 29:6 Ia membuat gunung Libanon melompat-lompat (RAQAD) seperti anak lembu dan gunung Siryon seperti anak banteng.
  • Maz 114: 4,6 Gunung-gunung melompat-lompat (RAQAD) seperti domba jantan, dan bukit-bukit seperti anak domba. Hai gunung-gunung, sehingga kamu melompat-lompat  (RAQAD) seperti domba jantan, hai bukit-bukit, sehingga kamu seperti anak domba?

Tafsiran saya, berjingkrak di sini tidak sama seperti melompat biasa, karen berjingkrak di sini adalah dilakukan dengan bergantian kaki kiri dan kanan, salah satu kaki menumpu berat badan, sementara itu kaki lainnya diangkat  ke atas, demikian sebaliknya.

Contoh dalam keseharian :

  • Seseorang yang mendapat hadiah tak terduga akan berjingkrak-jingkrak kegirangan, misalnya tiba tiba mendapat hadiah mobil

Praktek dengan lagu: PENEBUSKU HIDUP

 

  • DALAG

DALAG adalah MELOMPAT TINGGI seperti melompati tembok

Ekspresi DALAG adalah melompat tinggi seperti melompati tembok,berani melompati

Ayat tentang DALAG adalah:

  • Mazmur 18:29 Karena dengan Engkau, aku berani menghadapi gerombolan, dan dengan Allahku aku berani melompati ( DALAG)
  • Yesaya 35:6 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat (DALAG) seperti rusa, dan mulut orang bisi akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar dari padang gurun, dan sungai di padang belantara;

Contoh dalam keseharian :

  • Seseorang yang dilepaskan dari ikatan akan melompat tinggi, misalmnya setelah disembuhkan dari kelumpuhan setelah lama tidak bisa berjalan, dll

Praktek dengan lagu: PENEBUSKU HIDUP

 

  • PAZAZ

PAZAZ  adalah MELONCAT-LONCAT  kegirangan ( Leaping)

Ekspresi dari PAZAZ adalah: meloncat-loncat, gesit, lincah, lentur, menunjukkan kelincahan, melompat.

Ayat yang memuat kata PAZAZ adalah :

  • II Sam 6:16 lalu melihat raja Daud meloncat-loncat (PAZAZ) serta menari-nari di hadapan TUHAN.

Contoh Meloncat-loncat dalam keseharian:

  • Seorang yang sedang bergirang, dia akan meloncat-loncat, misalnya saat dia menyambut ayahnya yang baru saja pulang bepergian lama.

Praktek dengan lagu: PENEBUSKU HIDUP

 

  • RAGAD

RAGAD adalah MELOMPAT SAMBIL MENARI

Ekspresi RAGAD adalah: melompat sambil menari.

Ayat yang memuat kata RAGAD ini adalah:

  • Pengkotbah 3: 4 Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari (RAGAD)

Tarian jenis ini adalah memiliki 2 gerakan utama, yaitu menari yang disertai gerakan lompatan-lompatan ( Skip)- seperti sedang melangkah jauh untuk menghindari sesuatu/ melewati sesuatu untuk diinjak

Contoh melompat sambil menari dalam keseharian:

  • Seorang penari yang memasuki arena tari dengan melompat sambil menari secara tiba-tiba memberi kejutan pada penonton. Demikian juga kelincahan seperti ini menandakan bahwa kita adalah umat yang lebih dari pemenang.

Praktek dengan lagu: PENEBUSKU HIDUP

 

  • QUWM

QUWM adalah BERDIRI DI HADAPAN TUHAN

Ekspresi QUWM adalah : bangkit, bangun, bersiap, membangkitkan , berkemas, berdiri,menegakkan, berangkat, mengangkat, meneguhkan, bertahan , bangkit berdiri, ditetapkan-Nya, dipegang teguh, diwajibkan, Ayo, tampillah, melaksanakan, mendapat kekuasaan, sungguh-sungguh terwujud, menguatkan ,mewujudkan , bangun kembali, menggugat, siap bertempur, digenapiNya, bangkit melawan, marilah, berhadapan, bertindak, tempatkanlah, menyerang, tetap tegak, pergi, tampil, tampil ke depan, memegang pemerintahan, dirayakan, membentangkan.

Ayat tentang QUWM adalah:

  • Mazmur 24:3 Siapakah yang boelh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri (QUWM) di tempat-Nya yang kudus?

Contoh dalam keseharian:

  • Seorang tentara saat siap, pasti dalam posisi berdiri, demikian juga Tuhan ingin kita selalu siap
  • Seorang pemenang tinju, saat diumumkan, dia harus berdiri, demikian juga Tuhan ingin kita berdiri untuk bertahan, dan bertempur, sebagai seorang yang lebih dari pemenang.
  • Saat menghormati Hakim atau pengantin yang memasuki ruangan , maka hadirin harus berdiri, Demikian juga saat kita menghormati hadirat Tuhan, saat itu jugalah kita tampil ke depan sebagai orang pilihan Tuhan.
  • Saat seseorang berdiri, artinya dia siap bertindak, dan menyatakan kekuasaannya/ kuasanya atas area/tempat itu. Demikian juga kita di hadapan iblis, kita mau nyatakan bahwa area yang kita injak dengan telapak kaki kita, diberikan Tuhan kepada kita.
  • Saat seseorang diambil sumpah/ mengucapkan ikrar/ membaca pancasila, pasti dalam keadaan berdiri. Demikian juga kita, saat kita berdiri, kita menyatakan komitmat kita di hadapan TUHAN.

Praktek dengan lagu :

HALELUYA

 

Haleluya

Kau Allah yang besar

haleluya

Kau mulia

 

NamaMu kuasaMu

kasihMu kekal

Kau yang layak

ditinggikan

 

  1. LUTUT
  • BARAK

Barak adalah PUJIAN PEMUJAAN dengan cara berlutut

Ekspresi barak adalah berlutut , meminta / memohon berkat, memuja Allah, diberkati.  Pada saat berlutut  terus menerus sadar untuk memberi tempat kepada Allah, dan menyadari kehadiran-Nya.

Ayat-ayat yang menyebut kata Barak

  • Mazmur 34: 1 Aku hendak memuji ( BARAK) Tuhan pada segala waktu; Puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.
  • Mazmur 100: 4 Masukkan melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-nya dan pujilah ( BARAK) nama-Nya!
  • Mazmur 95: 6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut ( BARAK) di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.
  • Mazmur 103: 22 Pujilah (BARAK) TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah (BARAK)    TUHAN, hai jiwaku!

Contoh ekspresi berlutut  dalam  kehidupan sehari-hari

  • Ekspresi seseorang yang sedang memuja pasangannya, dia akan berlutut dan memohon/ mengekspresikan sikap hatinya saat itu- misalnya memberi bunga/cincin/ bahkan terkadang juga sedang melamar. Demikianlah ekspresi pemujaan kita kepada Tuhan yang pastinya lebih dalam lagi daripada kepada pasangan.
  • Ekspresi hamba di hadapan tuannya atau rajanya, yang Demikianlah ekspresi penghormatan kita di hadapan Raja di atas segala raja kita.
  • Ekspresi sepasang pengantin yang berlutut di hadapan papa mama untuk mendapatkan doa restu/doa berkat dari orang tua atas pernikahan mereka.

Praktek dengan lagu:

KUBAWA KORBAN SYUKUR

SAAT KU MASUK KE HADIRAT-MU
KU TERSUNGKUR DAN SEMBAH-MU
KUPERSEMBAHKAN KORBAN SYUKURKU
YANG TERBAIK BAGI-MU

KU BAWA KORBAN SYUKUR
KE TEMPAT KUDUS-MU TUHAN
HATIKU LIMPAH DENGAN SYUKUR
S’BAB TUHAN BAIK.. SELAMANYA

KU BAWA KORBAN SYUKUR
KE TEMPAT KUDUS-MU TUHAN
HATIKU LIMPAH DENGAN SYUKUR
S’BAB TUHAN BAIK….O…. S’BAB TUHAN BAIK

Songwriter : Bambang Irwanto

 

  • SHACHAH

Shachah adalah HORMAT BERSUJUD

Ekspresi Shachah adalah sujud menyembah, tunduk, tunduk menyembah, bersujud dalam penghormatan atau kesetiaan kepada Allah dengan ekspresi sujud, sembahyang.

Ayat yang memakai kata Shachah  adalah:

  • Mazmur 29:2 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah (SHACHAH) kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan
  • Mazmur 66:4 Seluruh bumi sujud menyembah (SHACHAH) kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu.
  • Mazmur 138:2 Aku hendak sujud (SHACHAH) ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Contoh ekspresi  hormat tersungkur dalam kehidupan keseharian

  • Seorang hamba / rakyat jelata sujud menyembah di hadapan raja saat menghadap kepada-Nya. Demikian juga dengan hidup kita, saat kita ingin mengekspresikan penyembahan kita di hadapan Raja, kita perlu bersujud.

Praktek dengan lagu:

DALAMNYA KASIH-MU BAPA

DALAMNYA KASIH-MU BAPA
TERLEBIH DARI S’GALANYA
PENGORBANAN YANG TERMULIA
S’LAMATKANKU

DENGAN DARAH YANG TERCURAH
AMPUNIKU ATAS DOSA
KU BERSUJUD KEPADA-MU
OH YESUSKU

ENGKAU KU SEMBAH
KAU YANG TERINDAH
PULIHKANKU DENGAN DARAH-MU

ENGKAU KU SEMBAH
BAPA MULIA
SEUMUR HIDUPKU KU MAU MENYEMBAH-MU

  1. SEKUJUR TUBUH
  2. KARA

KARA adalah TERSUNGKUR MENYEMBAH

Ekspresi dari KARA adalah rebah, hati yang hancur luluh, tunduk, meniarap, lemas, seperti orang yang tidur telungkup, tenang, direndahkan.

Ayat-ayat tentang KARA ini ada di :

  • Mazmur 22:29 Ya, kepada-Nya akan sujud menyembah semua orang sombong di bumi, di hadapan-Nya akan berlutut (KARA) semua orang yang turun ke dalam debu, dan orang yang tidak dapat menyambung hidup.
  • Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud ( KARA) menyembah , berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

Contoh ekspresi rebah/tiarap dalam keseharian

  • Untuk melumpuhkan kekuatan lawan, seorang petarung akan memaksa lawan tiarap, dan menaruhkan tangan di atas kepala. Dengan cara demikian, lawan tidak dapat berkutik, tidak berdaya. Demikian juga saat kita tersungkur di hadapan Tuhan, kita mengekspresikan ketidak berdaya-an kita di hadapan hadirat-Nya, kita mau berserah pada Otoritas Tuhan, tunduk kepada kekuasaan Tuhan yang berlaku atas hidup kita. Demikian juga saat  kita rebah, kita ada dalam posisi rendah di hadapan Pencipta kita. Sebaliknya saat kita serahkan hidup kita yang tidak berdaya, dan bersandar penuh pada daya daripada TUHAN, bagaikan posisi tiarap/ tersungkur ini yang membuat lawan (iblis) sulit menyerang kita, karena pandangan mereka terhalangi dengan posisi tubuh yang rata dengan tanah, tembakan pun jadi terhindarkan dan sasaran tembak pun diperkecil. Berbanding terbalik jika kita sombong , mengandalkan diri sendiri yang diibaratkan seorang tentara yang membusungkan dada, kita sangat mudah jatuh oleh panah si jahat.

Praktek dengan lagu:

KU MASUK RUANG MAHA KUDUS

Ku masuk ruang maha kudus
Dengan darah anak domba
Ku masuk dengan hati tulus
Menyembah yang maha kuasa

Ku menyembahMu
Ku sembahMu
Ku menyembahMu
Ku sembahMu

S’bab namaMu kudus
kudus Tuhan
S’bab namaMu kudus
Kudus Tuhan.

  1. PUNGGUNG
  • KABED

KABED adalah PUJIAN PENGHORMATAN dengan cara membungkuk

Ekspresi KABED adalah menghormati dengan sikap tubuh membungkuk dengan tangan terbuka di bawah  seperti membawa sesuatu yang berat .

Ayat-ayat yang memakai kata KABED adalah :

  • Mazmur 22:23 kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah (KABAD-KABED) Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!
  • Mazmur 89:6 Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan (KABAD-KABED)  nama-Mu.
  • Mazmur 86:12 Aku hendak bersyukur kepada-mu ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan (KABAD-KABED) nama-Mu untuk selama-lamanya.

Contoh ekspresi KABED dalam keseharian:

  • Ekspresi orang Jepang saat bertemu dengan atasannya dia akan membungkuk tanda rasa hormat. Demikianlah ekspresi penghormatan kita kepada Tuan di atas segala tuan.

Praktek dengan lagu:

MULIA BAGI ANAK DOMBA

Mulia, mulia bagi Anak Domba

Mulia, mulia bagi Anak Domba

S’bab Engkau mulia dan layak dipuji

Yang duduk di tahta

Dan yang akan memerintah s’lamanya

Atas semua yang di bumi

 

  • PROSKUNEO

 

PROSKUNEO adalah PENYEMBAHAN DALAM KEINTIMAN dengan cara bersujud

 

Ekspresi PROSKUNEO  adalah: memuja, membungkukkan diri atau jatuh, sujud, beribadah, mencium tangan ke arah seseorang sebagai tanda penghormatan, lutut menyentuh tanah dengan dahi menyentuh tanah sebagai ekspresi penghormatan yang mendalam, berlutut atau sujud untuk melakukan penghormatan atau untuk membuat permohonan. Mencium, seperti anjing menjilati tangan tuannya, beribadah.

 

Tafsiran saya, dalam sujud PROSKUNEO ini tidak menjadikan suatu jarak yang jauh antara seorang penyembah dengan Tuhan yang disembah. Karena ekspresi anjing menjilati tangan tuannya adalah sebuah ekspresi keintiman/kedekatan/ kemanjaan anjing itu dengan tuannya, dan tuannya mengijinkan kedekatan itu terjalin.

 

Ayat yang membahas Proskuneo adalah:

  • Yohanes 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah (PROSKUNEO) Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

Contoh dalam keseharian:

  • Anjing yang menjilati tangan tuannya adalah karena kedekatan/keintiman/kemanjaan si anjing itu dengan tuannya, sedangkan tuannya pun mengijinkan hal itu. Namun demikian si anjing yang manja dengan tuannya tetap memiliki rasa hormat dan patuh serta setia pada tuannya, tidak lantas kurang ajar dan kelewat batas. Demikian juga sikap hormat pada Tuhan tidak menjadikan penghalang untuk intim dengan Dia, sebaliknya sikap intim dengan Tuhan tidak menjadikan penghalang untuk tetap menghormati Tuhan.

Praktek dengan lagu:

BERHEMBUSLAH ROH KUDUS

BERHEMBUSLAH ROH KUDUS DI TEMPAT INI
BERHEMBUSLAH ROH KUDUS DENGAN KUASA-MU
PULIHKANLAH G’REJA-MU DI AKHIR JAMAN
BERHEMBUSLAH, BERHEMBUSLAH S’KARANG

 

URAPILAH KAMI DENGAN MINYAK BARU
PENUHILAH KAMI DENGAN HADIRAT-MU
KAMI RINDU TUHAN MELIHAT KUASA-MU
DICURAHKAN DI TEMPAT INI

MENGALIRLAH ROH KUDUS DI HATI KAMI
MENGALIRLAH ROH KUDUS DENGAN KUASA-MU
PULIHKANLAH G’REJA-MU DI AKHIR JAMAN
MENGALIRLAH, MENGALIRLAH S’KARANG

 

  • MENARI

Sebelum membahas lebih lanjut tentang MENARI, ada beberapa hal yang ingin saya jelaskan sebagai pengantar, mengingat bahwa beberapa gereja menolak tarian masuk ke dalam gereja.

Tarian pada awalnya adalah ekspresi daripada umat Tuhan yang diberikan oleh Tuhan sebagai ekspresi yang kudus, namun demikian telah diselewengkan oleh iblis dengan berbagai tarian seronok, erotis, bahkan tarian telanjang.

Para peneliti tarian menemukan, bahwa di suku seprimitif apa pun di atas muka bumi, semua suku-suku pastilah memiliki TARIAN PEPERANGAN.

Setelah diteliti sejarah asal muasal TARAIAN, ternyata tarian itu pada awalnya bukanlah tarian Dansa-laki-laki dan perempuan, melainkan tarian yang adalah berasal dari para prajurit peperangan yang menang dalam peperangan, mereka membuat api unggun di malam hari , dan dalam pesta kemenangan para prajurit menceritakan bagaimana tadi dia mengalahkan musuh, dengan memanah, menombak, memukul, menginjak, meninju, dll Pada saat prajurit itu bercerita, dia sambil memperagakan semuanya itu, dan para prajurit lainnya memukul-mukul apa saja yang bisa dipukul sebagai alat musik iringan yang memeriahkan cerita tersebut, dan jadilah tarian perang. Oleh sebab itu semua suku pasti punya tarian peperangan.

Dan tarian pertama kali ditulis di Alkitab adalah tarian kemenganan disertai permainan rebana oleh para perempuan Israel di bawah kepemimpinan Miriam, selepas mereka selamat dari pengejaran tentara Mesir, di laut Teberau.

Ayat yang mendasari kita menerima tarian masuk ke dalam gereja adalah :

II Samuel 6: 14 Daud menari-nari (KARAR) di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.

Ada beberapa gereja yang menolak tarian dalam gereja karena alasan seperti ini: Daud saat menari-nari di hadapan tabut Tuhan, ada di lokasi outdoor, bukan di bait Allah. Namun argumentasi seperti ini menurut saya tidak tepat, karena perhatikan ayat sbb:

II Samuel 6: 14 Daud menari-nari (KARAR) di HADAPAN TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.

Yang dilakukan Daud adalah DI HADAPAN TUHAN. Tidak perduli itu dilakukan di outdoor ataupun indoor. Penyembah benar akan menyembah dalam roh dan kebenaran  (Yoh 4:24) . Menyembah dalam roh, tidak dibatasi oleh tempat, arah, dan waktu. Karena ini adalah kaitan antara roh si penyembah dengan Roh yang disembah.

Kata KARAR yang dipakai dalam ayat ini artinya: berputar, menari, berputar-putar.

Bahkan dituliskan di I Taw 15:29 Mikhal melihat Daud melompat-lompat dan menari-nari

Sebenarnya  II Sam 6:20 dimana Mikhal mengatakan bahwa Daud menelanjangi dirinya:

Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya; “Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!”

Bukan dalam arti DAUD telanjang / tanpa pakaian- saat menari-nari di depan tabut Tuhan, melainkan di mata Mikhal Daud telah menelanjangi dirinya, dalam arti menanggalkan semua atribut kerajaannya, pakaian kebesaran raja, pangkat-pangkat-martabat-jabatan-pamor-kedudukan-kemuliaan KERAJAAN. Inilah yang tidak disetujui oleh Mikhal, karena Mikhal adalah seorang putri seorang raja pertama Israel, bisa saja Mikhal sangat menyanjung-nyanjung martabat kerajaan yang melekat dalam dirinya, bahwa dia putri raja, yaitu putri Raja Saul, dan  dia juga dalah seorang  istri pertama dari Daud sebagai raja Israel.

Jika ada lukisan yang menunjukkan Daud telanjang / tanpa pakaian- menari-nari di depan tabut Tuhan, itu adalah LUKISAN YANG SALAH.

Karena sebenarnya Daud memakai baju EFOD, yaitu baju yang biasa dipakai oleh seorang IMAM, dan pakaian EFOD ini bukan pakaian yang biasa dipakai seorang raja.

I Taw 15:27

Daud memakai jubah dari kain lenan halus, juga segala orang Lewi yang mengangkat tabut itu dan para penyanyi, dan Kenanya yang mengepalai pengangkutan dan para penyanyi. Daud juga memakai baju eofd dari kain lenan.

Bukan dalam peristiwa kali ini saja, Daud bertindak dalam kapasitas ke-imam-an-nya.

Tetapi juga dalam beberapa fakta berikut ini: (diambil dari buku Pelayanan Musik, karya Mike Vivi Hibbert, halaman 31)

  • Daud mengenakan baju Efod dalam peristiwa ini
  • Daud mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan II Sam 6:17
  • Daud mendirikan tabernakel untuk penyembahan
  • Daud memberkati bangsanya dengna ucapan berkat seperti yang biasa dilakukan Harun ( I Taw 16:1-2; Bil 6:24-27)
  • Daud melayani perjamuman makan roti, anggur, dan daging kepada rakyatnya (2Sam 6:19)

Dalam melakukan tugas-tugasnya sebgai imam, Daud menjadi pertanda kedatangan yesus Kristus-Raja dan  Nabi menurut perintah Melkisedek. Sebagai orang Kristein kita ditinggikan bersama Kristus sebgai raja dan pewaris dan hidup sebagai imam ( I Pet 2: 1-10)

Daud mengenakan baju Efod yang didesign untuk orang dewasa, dan bahan bajunya dari kain lenan, adalah pakaian kudus, tetapi saat dia seperti anak kecil menari dan berputar-putar di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaganya, Tuhan berkenan kepada Daud.

Buktinya kalau Tuhan berkenan : 1. pada kali ini Tabut Allah sampai dengan selamat di Yerusalem, tidak seperti sebelumnya dimana ada persitiwa kematian Uza  I Taw 13:10. Tentunya jika Tuhan tidak berkenan akan tarian Daud,bisa-bisa saja Daud mati seketika seperti Uza. 2. Bukti kedua adalah saat mana isterinya Mikhal memandang rendah Daud di dalam hatinya, ketika dia melihat Daud melompat-lompat dan menari-nari, Tuhan justru memberi hukuman kemandulannya sampai hari matinya tidak memiliki anak.

Dan inilah jawaban Daud pada Mikhal di II Sam 6:21-22 tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal; “Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, di hadapan TUHAN aku menari-nari, (SACHAQ) bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati.”

Kata SACHAQ ini mengandung arti: menari-nari, bermain-main (play), laugh  (tertawa), rejoice ( bersukaria), scorn (bersenda-gurau/ lawak), sport ( berolah fisik)  , tersenyum, menertawakan, melawak.

Mengenai hal ini, saya kutib tulisan dari Mike Viv Hibbert dengan judul buku Pelayanan Musik, halaman 30

Ayat 29; Mikhal memandang rendah Daud, ketia ia menari-nari di hadapan TUHAN. Daud menari dalam perannya sebagai nabi yang bernubuat. Raja Daud turun dari tahtanya (sebagai raja, dia seharusnya naik kereta kerajaan di depan arak-arakan, dan didahului oleh pera penari istana dan para penghibur yang memerihakan kedatangannya) dan menempati tempat mereka.  ‘Badut’ biasanya ditertawakan dan dianggap sebagai orang yang paling rendah jabatannya dalam kerajaan. Yesus juga meninggalkan tahta kemuliaan-Nya untuk menjadi hamba yang diludahi dan diejek. Dan peranannya sebagai hamba, Yesus memberikan tanda akan kedatangan-Nya sebagai Raja segala raja dan Tuan segala tuan. Daud menyembah Allah melalui tarian ini, Dengan demikian, dia meramalkan Kristus.

Saat ini, banyak orang seperti Mikhal yang melihat kedagingan saja saat orang lain memberikan penyembahan mereka. Banyak orang akan kehilangan kemuliaan pada hari-hari terakhir. Mereka juga akan menjadi orang yang ‘mandul rohani’ (2Sam 6:23) jika mereka mengejek dan mengkritik ekspresi penyembahan dan gerakan Roh Kudus.

Dari pembahasan panjang lebar di atas, tetap kita garisbawahi bahwa tidak sembarang tarian kita perbolehkan masuk dalam ekspresi pujian, dan penyembahan, hanya tarian-tarian kudus tertentu yang berkenan di hadapan Tuhan, yaitu yang sesuai dengan ekspresi pujian penyembahan yang di bahas dalam Alkitab. Kita tetap menolak tarian erotis, tarian yang seronok, tarian yang menimbulkan nafsu yang tidak pantas.  Sama juga dengan musik, kita juga selektif, jangan sampai kita masukkan musik iblis ke dalam ibadah.

 

  • GIYL- GUWL

GIYL GUWL  adalah EKSPRESI SUKACITA dengan berputar-putar di sekitar.

Ekspresi GIYL –  Guwl adalah : berputar –putaran di sekitar dalam suatu bentuk bundaran atau spiral , dan di bawah sebuah pengaruh emosi yang kuat, bersorak-sorak, bersorak-sorai, beria-ria, kegirangan, bersukacita, menyenangkan, bermegah, menari, membalikkan badan, seperti orang yang sedang menggeliat kesakitan.

GIYL –GUWL berbeda dengan GIYL, pada GIYL-GUWL ada gerakan berputar-putar di sekitar untuk setiap pribadi/ setiap orang berputar di tempatnya masing-masing, tetapi pada GIYL- ada gerakan lingkaran yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang.

Ayat yang memakai kata Guwl adalah:

  • Mazmur 32;11 Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah (GIYL- GUWL) , hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur !
  • Mazmur 35:9 Tetapi aku bersorak-sorak (GIYL- GUWL) karena TUHAN, aku girang karena keselamatan dari pada-Nya
  • Mazmur 118:24 Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak (GIYL – GUWL) dan bersukacita karenanya!
  • Yesaya 49:13 Bersorak-sorailah ,hai langit, bersorak-soraklah (GIYL-GUWL), hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.

 

Contoh ekspresi pujian sukacita dalam keseharian:

  • Seorang pencetak rekor misalnya dalam atletik lari, akan sangat bersukacita setelah dia bertanding, maka dia akan berputar-putar di tempat, sambil mengangkat tangannya, di atas,bisa jadi sambil bertepuk tangan dan berkata cihuuuuiiiiiii. Semua itu dia lakukan tanpa dia sadari karena ada sukacita yang besar yang dia dapatkan hasil dari kerja kerasnya berlatih selama ini membuahkan kemenangan mencetak rekor.

Praktek pada lagu:

TUHAN MEMBERIKU KEGIRANGAN

1=C/ A

Ku trima janji Allah bagi kaum Yehuda,

umat yang berdoa memuji dan menyembah

Inilah saat yang dinanti firman Allah tlah digenapi

kulihat penuaian terjadi yang melanda sluruh bumi

Tuhan memberiku kegirangan dan sukacita melimpah,

minyak yang baru dicurahkan haleluya kubersorak

 

  • GIYL

GIYL adalah EKSPRESI SANGAT BERSUKACITA DENGAN MEMBUAT LINGKARAN

Ekspresi GIYL adalah sangat bersukacita, menyanyi sambil membuat lingkaran.

GIYL –GUWL berbeda dengan GIYL, pada GIYL-GUWL ada gerakan berputar-putar di sekitar untuk setiap pribadi/ setiap orang berputar di tempatnya masing-masing, tetapi pada GIYL- ada gerakan lingkaran yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang.

Ayat yang menuliskan kata GIYL adalah:

  • Mazmur 65:12 tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai; ( GIYL)

Kata GIYL juga mengandung arti revolusi waktu , usia. Oleh karena itu penafsiran saya, kata GIYL ini ingin mengajak siapa saja, dan berapa pun umurnya untuk kembali mengalami masa seperti anak-anak yang riang gembira bermain-main bersama teman-teman dalam lingkaran.

Matius 18:4 Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.

Matius 19:14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu , janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.

Matius 18:3 lalu berkata; Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Contoh ekspresi pujian sangat bersukacita dengan membuat lingkaran (GIYL)  dalam keseharian:

  • Saat seseorang beranjak dewasa bahkan sudah menikah sekalipun, terkadang masih ada sifat kekanak-kanakan yang dia bawa sampai dewasa ketika dia diperhadapkan pada orang tuanya ( semisal mama atau papanya) yang masih memanjakan dirinya. Kemanjaan semacam inilah yang bisa saja berlaku antara kita dengan Tuhan. Saat kita berhadapan dengan Tuhan, dan bergirang , saking bergirangnya terkadang kita lupa kalau kita sudah berumur. Orang yang bergirang dalam Tuhan tidak akan merasa jaim ( jaga gengsi, jaga image)  untuk manari bagi TUHAN. Termasuk juga ekspresi dalam membuat lingkaran.

Praktek pada lagu:

ROH TERCURAH DARI SURGA

Satukanlah roh kami ya Tuhan
Bergandeng tangan kami semuanya
Dalam hadiratMu kami menyembahMu
Curahkanlah rohMu atas kami

Roh tercurah dari surga kami bersukacita
Roh tercurah dari surga bangsa-bangsa bersorak
Roh tercurah dari surga gereja Tuhan dibangkitkan
Roh tercurah dari surga gereja Tuhan dimenangkan
Semua bangsa-bangsa kan mengaku
Bahwa Yesus Tuhan

 

  • MACHOWL

MACHOWL adalah TARIAN KEGIRANGAN/ TARIAN SUKACITA menggunakan gerakan dasar dari tarian rakyat

Ekspresi MACHOWL adalah menari-nari, lagu untuk menari.

Ayat yang mencantumkan kata MACHOWL adalah:

  • Mazmur 30:11 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari (MACHOWL) , kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita
  • Mazmur 149:3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian (MACHOWL) , biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
  • Yeremiah 31:13 Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari (MACHOWL) beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira, Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.

MEKHOLAH ( adalah bentuk feminim dari MAKHOL) berarti suatu tarian bersama-sama, biasanya disertai dengan nyanyian.)

Tarian ini adalah tarian rakyat dimana para penari membentuk lingkaran, tarian ini biasanya digelar di sebuah ballroom/ tempat luas, tarian ini ditandai dengan gerakan berputar.

Tarian rakyat, tentunya adalah tarian umum yang pada umumnya orang bisa melakukannya tanpa harus berlatih terlebih dahulu, dan walaupun dia bukan penari, dia bisa menggerakkan gerakan-gerakan sederhana dari tarian rakyat ini.

Tentunya  MACHOWL ini berbeda dengan KARAR- dimana KARAR adalah tarian spontanitas yang gerakannya tidak umum- sangat personal sekali ( bukan gerakan tarian tradisi/tarian rakyat) , melainkan MACHOWL ini tetap mengandung spontanitas- karena digerakkan dari sebuah sukacita/kegirangan, tetapi gerakan-gerakannya adalah gerakan umum/tarian rakyat, tanpa latihan pun bisa, dan semua orang tua muda pun bisa melakukannya.

Ekspresi menari-nari dalam keseharian ini adalah:

  • Semua orang pada sukunya masing-masing memiliki gerakan dasar, seperti tor –tor pada suku batak. Saat sebuah pesta digelar, yaitu pesta sukacita pernikahan misalnya, maka secara spontan orang-orang dapat turun ke arena luas, mengikuti irama musik dan menari dalam gerakan yang pada umumnya sama dengan gerakan orang lain, karena merupakan gerakan tarian rakyat/ tradisional.

Praktek pada lagu: BIAR S’GALA YANG BERNAFAS

 

BIAR S`GALA YANG BERNAFAS                        (Adjie S)
1=F 4/4 16 Beat  Tempo= 125-135              Album : `Sukacita Penuaian` (Bali blessing)

Biar s`gala yang bernafas memuji Tuhan
S`bab namaMu besar s`bab namaMu mulia
Biar s`gala yang bernafas memuji namaMu Tuhan
Yesuslah Tuhan Yesuslah Raja sgala Raja

Reff :
Sorak sorai sukacitalah di hadapan Tuhan
Allah kita biar yang bernafas memuji Dia
Puji Dia dengan tarian dengan nyanyian
Kita semua datang memuji Dia memuji Dia

 

 

 

  • MECHOWLAH

MECHOWLAH adalah TARIAN KEMENANGAN/ TARIAN PEMULIHAN dengan menirukan gerakan pemimpin

Ekspresi MECHOWLAH adalah menari-nari dengan mengikuti gerakan pemimpin. Menari sambil menyanyi mengikuti gerakan dan nyanyian pemimpin. Tarian ini berbeda dengan tarian lainnya karena menggunakan rebana.

Ayat terkait MECHOWLAH ini adalah:

  • Keluaran 15:20 -21 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillan semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari (MECHOWLAH) . Dan menyanyilah Miryam memimpin mereka:” Menyanyilah bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur; kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut,”
  • Yeremia 31:4 Aku akan membangun engkau kembali, sehingga engkau dibangun, hai anak dara Israel! Engkau akan menghiasi dirimu kembali dengan rebana dan akan tampil dalam tari-tarian (MECHOWLAH) orang yang bersukaria.

Contoh ekspresi Mechowlah ini dalam keseharian:

  • Seorang yang sedang berolah raga senam, akan melihat contoh gerakan instruktur senamnya di depan dan menirukan gerakan tersebut sesuai irama musik. Tentunya Tuhan jugan senang apabila kita bisa menari bagi Tuhan dengan kompak dalam sebuah tarian yang menirukan pemimpinnya.

Praktek pada lagu:

AKU JALAN KEBENARAN DAN KEHIDUPAN

‘Aku jalan kebenaran dan jalan kehidupan’

Itu yang Yesus katakan, aku percaya ‘amin!’

Di dalam nama-Nya ada keselamatan kekal

Glory haleluya, glory haleluya

Glory haleluya, glory haleluya

Di dalam nama-Nya ada keselamatan kekal

 

EKSPRESI DENGAN BENDA-BENDA

  • DAGAL

DAGAL adalah MENGANGKAT PANJI-PANJI

Ekspresi DAGAL adalah menyanyi sambil mengangkat panji-panji bagi TUHAN.

Ayat yang memuat kata DAGAL adalah:

  • Mazmur 20:5 Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu dan mengangkat panji-panji ( DAGAL) demi nama Allah kita; kiranya TUHAN memenuhi segala permintaanmu.

Contoh ekspresi mengangkat panji  dalam keseharian adalah:

  • Tentara yang berperang/ ataupun Marcingband pasti memiliki panji-panji, tanda unity/ kesatuan dari pasukan, tanda kode bagi pasukan seperti maju, bergerak, menyerbu, dll, sebagai tanda kemenangan. Demikian juga kita sebagai pasukan Kristus memiliki panji-panji kemenangan yang kita kibarkan saat kita memuji Tuhan dalam sebuah pesta kemenangan karena kita lebih dari pemenang.

Praktek dengan lagu: LEBIH DARI PEMENANG

  • HILLUWL

HILLUWL adalah NYANYIAN PENUAIAN/ NYANYIAN PERAYAAN sambil mempersembahkan persembahan

Ekspresi HILLUWL adalah : perayaan, puji-pujian, bersukaria, perayaan syukur panen. Menyanyi sambil memberikan persembahan

Ayat yang menggunakan kata HILLUWL ini adalah:

  • Imamat 19:24 tetapi pada tahun yang keempat haruslah segala buahnya menjadi persembahan kudus sebagai puji-pujian (HILLUWL) bagi TUHAN.

Contoh ekspresi perayaan syukur panen dalam kehidupan keseharian adalah:

  • Saat seseorang petani panen pastilah dia mengadakan pengucapan syukur, demikian juga saat berkat Tuhan melimpah dalam hidup kita, maka kita pun mengadakan nyanyian syukur sebagai ungkapan kegembiraan.

Penafsiran saya, lagu-lagu nyanyian penuaian/nyanyian perayaan  ini adalah lagu-lagu yang dinaikkan pada saat memberikan persembahan pada Tuhan , yaitu semacam persembahan buah sulung, atau persembahan syukur atau persembahan lain-lainnya, sebagai nyanyian perayaan syukur atas berkat Tuhan.

PRAKTEK DENGAN LAGU:

PERSEMBAHAN

BETAPA HATIKU, BERTERIMA KASIH YESUS
KAU MENGASIHIKU, KAU MEMILIKIKU
HANYA INI TUHAN PERSEMBAHANKU
SEGENAP HIDUPKU, JIWA DAN RAGAKU
SEBAB TAK KUMILIKI HARTA KEKAYAAN
YANG CUKUP BERARTI, ‘NTUK KUPERSEMBAHKAN

HANYA INI TUHAN PERMOHONANKU
TERIMALAH TUHAN PERSEMBAHANKU
PAKAILAH HIDUPKU SEBAGAI ALATMU, SEUMUR HIDUPKU

BETAPA HATIKU, BERTERIMA KASIH YESUS
KAU MENGASIHIKU, KAU MEMILIKIKU
HANYA INI TUHAN PERSEMBAHANKU
SEGENAP HIDUPKU, KUBAWA PADA-MU
SEBAB TAK KUMILIKI HARTA KEKAYAAN
YANG CUKUP BERARTI, ‘NTUK KUPERSEMBAHKAN

HANYA INI TUHAN PERMOHONANKU
TERIMALAH TUHAN PERSEMBAHANKU
PAKAILAH HIDUPKU BAGAIKAN BEJANA, BERGUNA BAGI-MU

 

EKSPRESI OLEH EMOSI ATAU SIKAP HATI

  • PATSACH

PATSACH adalah BERGEMBIRA KARENA TUHAN

Ekspresi PATSACH adalah bergembira, membuat suara keras, meledak-ledak, tertawa, meremukkan, memecah.

Ayat yang mencantumkan kata PATSACH ini adalah:

  • Mazmur 98:4 Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah (PATSACH), bersorak-sorakilah dan bermazmurlah!
  • Yesaya 44:23 Bersorak-sorailah, hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertempiksoraklah , hai rahim bumi! Bergembiralah (PATSACH) dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah menebus Yakub, dan telah memperlihatkan keagungan-Nya dalam hal Israel.
  • Yesaya 49:13 Bersorak-sorailah ,hai langit, bersorak-soraklah ,hai bumi, dan bergembiralah (PATSACH) dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
  • Yesaya 55:12 Sungguh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai;gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira (PATSACH) dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan.
  • Yesaya 52:9 Bergembiralah (PATSACH) , bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, telah menebus Yerusalem.

Ketika kita bergembira di dalam Tuhan maka mujizat Tuhan akan terjadi.

Mazmur 37:4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Dan juga kegembiraan adalah kunci kesembuhan

Amsal 17:22 hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Pada saat kita ada dalam kegembiraan yang mendatangkan mujizat dan kesembuhan, pada saat yang sama iblis diremukkan dan semua siasatnya untuk mencuri , membunuh dan membinasakan – telah dihancurkan/dipecahkan.

Contoh ekspresi  bergembira dalam keseharian:

  • Seorang anak yang dijanjikan sepeda baru oleh seorang ayah yang bertanggung jawab, tentunya sudah senang dulu sebelum sepedanya benar-benar sudah terbeli ( ada di depan mata) Demikian juga saat kita bergembira di dalam Tuhan, maka mujizat Tuhan akan terjadi dan kesembuhan pun menjadi bagian hidup kita.

Praktek dengan lagu:

TRIMA SUKACITA SURGA

Trima sukacita surta itulah kekuatan bagi jiwa

Ku dapat rasakan kasihNya di tengah badai yang bergelora

Trima sukacita surga itulah kekuatan bagi jiwa

Kudapat saksikan kuasa-Nya

Taklukkan badai yang bergelora

Haleluya Kau ada dalam hatiku

Tak kan patah semangatku

Tak kan hilang kekuatanku

Haleluya ku mau bersorak bagi-Mu

Sukacita surga nyata penuhiku

 

  1. SAMACH

SAMACH adalah SUKACITA YANG BERALASAN

Ekspresi SAMACH adalah: bersukacita, bersukaria, bergembira, dibuat Tuhan bersukacita, diberi Tuhan kesukaan, bersuka-suka, beria-ria, meriangkan, penyebab untuk bersukacita, sangat bersukacita. Menyambut kesaksian dari orang lain dengan pujian yang sesuai. Meminta setiap orang untuk mengucapakan kalimat syukur di tengah-tengah pujian

Ayat tentang SAMACH ada di :

  • Mazmur 31:7 Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita (SAMACH) karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,
  • Mazmur 48:11 Biarlah gunung Sion bersukacita (SAMACH) ; biarlah anak-anak perempuan Yehuda bersorak-sorak oleh karena penghukuman-Mu!
  • Mazmur 105:3 Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati ( SAMACH) orang-orang yang mencari TUHAN!
  • Yesaya 14:8 Juga pohon-pohon Sanobar dan pohon-pohon aras di Libanon bersukacita (SAMACH) karena kejatuhanmu, katanya: ‘Dari sejak engkau rebah terbaring, tidak ada lagi orang yang naik untuk menebang kami!’

Tafsiran saya, SAMACH lebih menekankan pada emosi si orang yang sedang melakukan  GIYL-GUWL ( berputar-putar di sekitar di bawah pengaruh emosi yang kuat). Penafsiran ini didasarkan pada Mazmur 31:7 dan Mazmur 48:11 sama-sama muncul juga kata GIYL –GUWL ini. Sukacita yang beralasan inilah, yaitu sukacita yang didapat dari Tuhan inilah yang menjadi sebuah penyebab seseorang itu bisa menari berputar-putar. Alasan yang kuat adalah karena telah mengalami perbuatan Tuhan di masa sebelumnya/ masa lalu.

Contoh dalam keseharian:

  • Seorang anak yang menari-nari berputar-putar, karena hatinya girang/riang mendapat hadiah dari ibu guru di sekolah minggu. Tarian berputar-putar itu dilakukan tidak ada yang menyuruhnya, tetapi lahir / muncul dengan sendirinya saat dia dibuat bergirang oleh sesuatu situasi. Demikian juga Tuhan sering ingin melihat kita bergirang, dan Dia limpahkan kebaikan-Nya pada kita.

Praktek dengan lagu: TRIMA SUKACITA SURGA

 

  1. SASON

SASON  adalah MENYAMBUT GEMBIRA firman Tuhan yang akan disampaikan

Ekspresi SASON adalah: kegirangan, kesukaan, pesta, pokok kegirangan, sukacita, kesukaan, bersukacita, kebahagiaan, kemegahan, kegembiraan secara khusus, menyambut dengan gembira, tawa.

Ayat yang memuat kata SASON adalah:

  • Mazmur 119:111 Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan (SASON)

Menyambut Firman Tuhan ternyata tidak selalu dengan lagu syahdu dan mendayu, tetapi bisa dengan lagu gembira, karena menyambut Firman Tuhan dengan hati yang bersukacita dan ada respon menyambut dengan penuh kegembiraan.

Contoh dalam keseharian:

  • Seorang anak yang dibiarkan saja akan menjadi liar, karena tidak ada aturan yang sebenarnya membuat dia merasa aman dalam sebuah koridor/pagar. Tetapi anak yang dijaga dengan baik, dididik dengan baik, diberi aturan, akan bertumbuh menjadi anak yang merasa aman. Anak yang terbiasa dididik dengan baik, akan menyambut dengan gembira aturan –aturan dalam keluarga yang justru membuat dia aman. Demikian juga Tuhan ingin kita melakukan firman-Nya dengan gembira , bukan dengan terpaksa.

Praktek dengan lagu;

KU KAN TERBANG

Firman-Mu Tuhan p’lita bagi kakiku,

Janji-Mu terang bagi jalan-jalanku

Kebenaran-Mu menuntunku tiap hari

Ku menantikan-Mu beri kekuatan baru

Ku kan terbang tinggi di awan

Bersama-Mu dalam kemuliaan

S’bab Firman-Mu teguh menopang

Ku kan aman dalam-Mu Tuhan

Jalan-Mu di atas jalan-jalanku

Rancangan-Mu melebihi rancanganku

Firman-Mu sungguh t’lah membebaskanku

Berjalan lebih tinggi, berjalan bersama-Mu

 

  • SUWS

SUWS adalah GIRANG yang sengaja dipertunjukkan

Ekspresi SUWS adalah menampilkan sukacita,  bergirang, bergembira, gembira, girang, bersukaria, girang hati, senang, bersorak-sorai.

Ayat yang memuat kata SUWS adalah:

  • Mazmur 35:9 Tetapi aku bersorak-sorak karena TUHAN, aku girang (SUWS) karena keselamatan dari pada-Nya.
  • Mazmur 40:16 Biarlah bergembira (SUWS) dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: “TUHAN itu besar!”
  • Mazmur 119:162 Aku gembira (SUWS) atas janji-Mu, seperti orang mendapat banyak jarahan.

 

Tafsiran saya SUWS ini lebih mengarah pada sikap hati yang tidak dapat ditutup-tutupi, akan terlihat jelas oleh siapa saja, namun juga secara sengaja ditampilkan sehingga orang-orang dapat membaca sikap hati tersebut. Tida ada sama sekali niat menutup-nutupi rasa girang ini karena gengsi/malu/jaga image.

 

Sikap hati yang dimaksud di sini adalah sikap girang. Bisa ditunjukkan dengan senyuman, tawa, seruan “yeeeaaaayyyy!” , beri salam kanan dan kiri dan katakan “Aku bersukacita”

 

Contoh bergirang dalam kehidupan keseharian:

  • Telah diungkapkan dalam Mazmur 119:162 tentunya orang yang mendapat banyak jarahan, banyak berkat, banyak hadiah akan bergirang, mungkin dia akan tersenyum, berteriak “Yeeeeaaaaayyy!” dll Kegembiraan seperti ini tidak dapat disembunyikan, akan terlihat jelas oleh orang-orang di sekitarnya.

 

Praktek dengan lagu: TRIMA SUKACITA SURGA

 

EKSPRESI DENGAN SUARA

  • SHABACH

Shabach adalah TEMPIK SORAK  PEPERANGAN

Ekspresi Shabach adalah :berteriak, bersorak-sorai, berseru nyaring, girang, tempik sorak, mengerang untuk kemuliaan, kemenangan, kekuasaan dan kesaksian pujian

Ayat yang mengandung pengertian Shabach adalah :

  • Mazmur 63;3 Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan (SHABACH) Engkau
  • Mazmur 106: 47 Selamatkanlah kami, ya TUHAn, Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah (SHABACH) dalam puji-pujian kepada-Mu.
  • Mazmur 145:4 Angkatan demi angkatan akan memegahkan (shabach) pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.
  • Mazmur 47:2 Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! ( SHABACH)

Penafsiran saya, untuk Shabach ini adalah teriakan dan sorakan yang mengandung kata-kata, karena ada unsur bermegah/memegahkan Tuhan dan ada unsur kesaksian dalam pujian. Inilah yang memedakan dengan RUWA

Contoh ekspresi tempik sorak peperangan dalam keseharian:

  • Ekspresi kemenangan adalah mengelu-elukan/ mengumbul-umbulkan sang pemenang / jagoan di udara.  “Arema menang! Arena menang!” Demikian juga saat kita memuji Tuhan, mengelu-elukan Tuhan di udara, memenuhi udara, maka hadirat iblis ( si penguasa di udara) diusir keluar. Puji-pujian seperti sedang membangun tahta Allah, dan mengusir tahta iblis.
  • Ekspresi supporter bola yang menjagokan kesebelasannya, mereka berteriak dengan suara keras memegahkan kesebelasan jagoan mereka “Arema….!! Juara…!!”  Demikian juga kekaguman kita pada kemegahan Tuhan membuat kita ingin memamerkan pada siapa saja tentang siapa Tuhan kita.

Praktek dengan lagu;

SORAKLAH HALELUYA

Sgala puji syukur hanya bagi-Mu Tuhan

Sebab Kau yang layak di puji

Kami mau bersorak tinggikan nama-Mu

Haleluya

Soraklah haleluya

Soraklah Haleluya

Haleluya

Soraklah haleluya

Soraklah Haleluya

Haleluya

 

  • RUWA

Ruwa adalah SORAKAN MENGELU-ELUKAN.

Ekspresi Ruwa adalah: memecahkan gendang telinga dengan suara/ menghancurkan membran/selaput, berteriak ( untuk alaram atau untuk sukacita), meniup alarm/ tanda, bersorak-sorak, berteriak kegirangan, suara alarm, Menaikkan suara, memberikan ledakan, berteriak perang, pekik peperangan, berteriak dalam kemenangan.

Ayat yang mengandung kata Ruwa ini adalah

  • Mazmur 47:2 Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah (RUWA)  Allah dengan sorak-sorai!
  • Yosua 6:5,10,16, 20. Yosua 6:20 lalu bersoraklah (RUWA) bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsai tiu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu.
  • Mazmur 65:14 Padang –padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai ( RUWA) dan bernyanyi-nyanyi.
  • Ayub 38:7 pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai (RUWA)?
  • Yesaya 44:23 Bersorak-sorailah, hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertempiksoraklah (RUWA), hai rahim bumi! Bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah menebus Yakub, dan telah memperlihatkan keagungan-Nya dalam hal Israel.

Penafsiran saya, kata Ruwa ini adalah sorakan yang tidak mengandung kata-kata apa pun, murni hanya huruf VOCAL/ huruf hidup: A.I.U.E.O. Karena kata ruwa ini mucul juga di Mazmur 65:14 untuk menggambarkan suara dari padang rumput, lembah-lembah.  Inilah yang membedakan dengan SHABACH, karena shabach adalah sorakan yang mengandung kata-kata, sedangkan ruwa tidak mengandung kata-kata.

Hal ini terkait dengan :

Mazmur 8:3 Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang  menyusu telah Kau letakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Perhatikan dalam ayat ini, yang dapat diucapkan bayi –bayi dan anak –anak menyusu barulah huruf hidup saja, aaaaa—-uuuuu—ooooeeeee, dst. Ini pun sudah bisa menjadi senjata peperangan rohani,jika keluar dari mulut seorang tentara Kristus.

Demikian juga kita bersorak sorai karna kita adalah tentara yang menang melawan musuh.

Apa arti memecahkan gendang telinga?

Pada saat kita bersorak meng-elu-elukan Tuhan, pada saat yang sama kita sedang menghancurkan gendang telinga iblis dengan elu-eluan kita dan sorak –sorai kita bagi Tuhan.

Ketika gendang telinga iblis dihancurkan, pada saat itu kita akan menemui markas iblis dikacaubalaukan, karena alat komunikasi mereka berupa pendengaran sudah dilumpuhkan.

Oleh karena itulah sorakan bangsa Israel harus serentak bersama-sama saat menaklukkan Yerikho, kota berkubu dan bertembok kuat. Keserentakan ini adalah semacam alarm/kode untuk malaikat secara serentak merobohkan tembok Yerikho di alam roh yang tidak terlihat secara kasat mata.

Oleh karena itu sorakan seperti ini harus dikondisikan untuk menjadi sorakan secara serentak dan kompak, sehingga membawa daya Unity yang luar biasa.

Dalam beberapa peristiwa peperangan Israel melawan musuh yang juga merupakan gambaran peperangan kita melawan iblis, digambarkan bahwa musuh menjadi kacau diantara mereka sendiri, dan mereka akan saling bunuh sehingga mereka kalah sendiri (Yosafat di  II Taw 20, Musuh Gideon dll)

Kata ‘bersorak’ yang dipakai dalam peristiwa robohnya tembok Yerikho adalah kata RUWA ini, simak dalam Yosua 6:5,10,16

Contoh ekspresi bersorak-sorai dalam kehidupan sehari-hari

  • Ekspresi tentara yang sedang bersorak-sorai menyerbu musuh “huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu” . Demikian juga saat kita bersorak mengelu-elukan Tuhan, pada saat yang sama musuh akan kalah, lari kocar-kacir.
  • Ekspresi pelajar yang berteriak “Cihhhuuuuuuuuuuuuuiiiiiiiiiiii” ketika dia lulus atau Demikian juga sorakan kita bagi Tuhan adalah juga ekspresi seorang pemenang.
  • Ekspresi penonton pada sang pemenang saat piala/hadiah dibagikan….”yeeeeeiiiyyyy’. Demikian juga sorakan kita bagi Tuhan adalah juga ekspresi seorang pemenang.

Praktek: setelah menyanyikan lagu ini

ANGGUR BARU

 

ROH KUDUS TERCURAH DI TEMPAT INI
URAPAN-NYA YANG AJAIB, MEMULIHKAN UMAT-NYA
ROH KUDUS TERCURAH BAGI G’REJA-NYA
MEMBANGKITKAN UMAT PILIHAN-NYA

HARI INILAH HARINYA TUHAN
SAAT PEMBEBASAN TIBA
BELENGGU DOSA T’LAH DIPATAHKAN

 
MARI BERSORAK BAGI DIA

ANGGUR BARU TERCURAH
PENUHI UMAT-NYA DENGAN SUKACITA
MINYAK BARU TERCURAH
URAPI UMAT-NYA, NYATA KUASA-NYA

Songwriter: Robert & Lea Sutanto

 

  1. RANAN

Ranan adalah TERIAKAN KEMENGANAN

Ekspresi Ranan adalah:

Berderit (atau memancarkan stridulous Suara/ suara melengking), berteriak keras-keras untuk sukacita , berseru nyaring , tempik sorak, mengerang, berteriak gembira, berteriak-teriak, berteriak keras-keras, menangis dering (dalam sukacita, peninggian), menangis dengan suara keras, kemenangan, bersorak-sorai, bersorak-sorak, memberitakan, girang, bernyanyi, bersukacita, kegembiraan.

Ayat yang memakai kata Ranan adalah:

  • Mazmur 33:2 Bersorak-sorailah (RANAN) , hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur.
  • Mazmur 98:4 Bersorak-sorailah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah (RANAN) dan bermazmurlah!
  • Mazmur 98:8 Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan  dan gunung-gunung bersorak-sorai  (RANAN) bersama-sama.
  • Ayub 38:7 pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak (RANAN) bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai
  • Yesaya 44:23 Bersorak-sorailah (RANAN) , hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertempiksoraklah, hai rahim bumi! Bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah menebus Yakub, dan telah memperlihatkan keagungan-Nya dalam hal Israel.
  • Yesaya 49:13 Bersorak-sorailah (RANAN), hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
  • I Tawarikh 16:33 maka pohon-pohon di hutan bersorak-sorai (RANAN) di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
  • Yesaya 52:9 Bergembiralah, bersorak-sorailah (RANAN) bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, telah menebus Yerusalem.

Contoh ekspresi  teriakan kemenangan dalam keseharian

  • Seseorang yang berteriak histeris setelah tahu dia adalah pemenang undian berhadiah mobil mewah ( dan ini bukan penipuan !) atau seseorang peserta lomba yang nomor undinya disebut sebagai juara satu, dia akan menjerit histeris. Demikianlah kita histeris saat mengetahui bahwa di dalam Tuhan kita bahkan lebih dari seorang pemenang !

Praktek: setelah menyanyikan lagu ini

BIARLAH ROHMU MENYALA-NYALA

Biarlah rohmu menyala-nyala
Dan layanilah tuhan
Biarlah rohmu menyala-nyala
Dan layanilah tuhan

Tak ada banyak waktu
Giatlah dan jangan lalai
Pekerjaan besar menunggu
Ladang siap dituai

Tanggalkan s’gala beban
Dan dosa yang merintangi
Berlari pada tujuan
Panggilan surgawi

 

  • R@NANAH

R@NANAH  adalah SUARA KEGIRANGAN

Ekspresi R@NANAH adalah : suara kegirangan, bersorak-sorai, mengeluarkan suara yang menyenangkan, bernyanyi, berteriak untuk kegembiraan, karena sebuah kemenangan.

Ayat yang menggunakan kata R@NANAH  ini adalah:

  • Mazmur 100:2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! (R@NANAH)

Tafsiran saya R@NANAH ini adalah sorakan berupa suara yang menyenangkan, namun bernada dan diterikkan dalam nyanyian seperti  pada lagu-lagu berikut ini:

Wou woooo wooohh ….kerahkanlah kekuatanMu ya Allah

Na-na-na-na…haleluya ku memujiMu Tuhan, dst

Contoh dalam kehidupan keseharian

  • Ekspresi seorang tentara salah satunya berlari, berbaris dengan menyanyi, karena seorang tentara Kristus tidak boleh bersedih, mereka harus tetap bersemangat dan bersukacita sehingga dapat mengatasi tantangan / musuh yang ada di depan. Misalnya “Ole ole ole oleeeeee oleeee…”

Praktek dengan lagu:

BERSYUKURLAH

na na na na na nana na na na na nana na na na na na na

Haleluya ku memujiMu TuhanKar’na kasihMu tak berkesudahanBiar yang bernafas memuji Sang RajaDi atas gunung dan di dalam samud’ra

Tanganku ku angkat padaMu
Mensyukuri rahmat yang Kau b’ri
Kakiku melompat bagiMu
S’bab rahmatMu baru s’tiap pagi

Reff:
Bersyukurlah kepada Tuhan
Sebab Ia baik, sebab Ia ba – ik
Bahwasanya ‘tuk selamanya
Kasih setia-Nya, kasih setia – Nya

 

  • T@RUWAH

 

T@RUWAH adalah PEKIK PEPERANGAN/ SORAKAN KOMANDO PERANG

 

Ekspresi T@RUWAH adalah berteriak seperti seorang yang menyerbu musuh, sukacita bersama, teriakan pertempuran, tiupan sangkakala, tanda peperangan dimulai ( alarm)

 

 

Ayat tentang T@RUWAH adalah

  • Mazmur 27:6 Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai (T@RUWAH) ; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.

 

Yang menarik di sini adalah, kata T@ruwah yang dipakai oleh Daud di sini adalah dalam konteks setelah peperangan usai/selesai/setelah dia mendapat kemenangan. Tafsiran saya adalah Daud yang menyukai pekik perang sebagai seorang tentara, juga menanti-nantikan saatnya untuk dia dapat datang ke rumah Tuhan dan mempersembahkan korban, menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN karena kemengan yang dia dapatkan adalah kemenangan yang dari TUHAN. Pekik peperangan yang seru bagi Daud bukan hanya saat akan berperang, melainkan saat hendak datang ke rumah Tuhan mempersembahkan kemenangan itu bagi hormat kemuliaan nama TUHAN.

 

Contoh dalam keseharian:

  • Bunyi peluit akan membuat pelari segera lari menuju garis finish. Bunyi peluit seperti ini ditunggu-tunggu oleh pelari/perenang. Demikian juga dengna kita, saat kita bersama-sama bersorak, maka saat itulah peperangan dimulai, dan kita menang !

 

PRAKTEK DENGAN LAGU:

 

 

ALLAHKU DAHSYAT
DARI UTARA KE SELATAN, TERDENGAR PUJIAN BAGI ALLAH
DARI BARAT SAMPAI KE TIMUR, NAMA YESUS DISANJUNG TINGGI
DARI PULAU-PULAU, LEMBAH-LEMBAH
GUNUNG-GUNUNG YANG TINGGI

KEMULIAAN-NYA DISAKSIKAN, KEBESARAN-NYA DIC’RITAKAN
YESUS, YESUS NAMA YESUS, NAMA YESUS DISANJUNG TINGGI
DARI PULAU-PULAU, LEMBAH-LEMBAH
GUNUNG-GUNUNG YANG TINGGI

REFF:
ALLAHKU DAHSYAT, BERKUASA
S’LURUH BUMI SUJUD, MENYEMBAH
TINGGIKAN NAMA-MU

ALLAHKU DAHSYAT, BERKUASA
S’LURUH BUMI SUJUD, MENYEMBAH
TINGGIKAN NAMA-MU OOOO…….

 

  • RA’AM

 

RA’AM adalah membuat suara guntur/petir/ sound effect  untuk menghidupkan suasana

Ekspresi RA’AM adalah: membuat suara guntur atau petir, sound effect, menambahkan suara-suara untuk menghidupkan suasana (misalnya suara angin, suara hujan, suara air, kicauan burung, dll), semuanya untuk menghadirkan suasana resah/gelisah ataupun riang, asri, kaget, dll. Bisa dipakai pada drama, pantomim, performance, khotbah, cerita, dll

Ayat tentang RA’AM adalah:

  • Mazmur 98:7 Biarlah gemuruh (RA’AM) laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya !

Perhatikan di sini, bahwa gemuruh ini/RA’AM ini artinya suara guntur atau suara petir, atau membuat suara guntur/petir, dan kalau kita simak Mazmur 98:7 ayat yang memunculkan kata ini, sama sekali bukan bicara soal guntur atau petir, tetapi LAUT. Artinya, Tuhan memerintahkan LAUT itu bergemuruh, mengeluarkan suara seperti petir ataupun guntur. Dan kata ini mengandung arti MEMBUAT SUARA GUNTUR/PETIR, jadi bukan suara guntur/petir yang sesungguhnya, hanya SUARA BUATAN. Tambahan lagi, dikatakan dalam ayat ini DUNIA serta yang DIAM di DALAMNYA. Itu artinya suara apa saja, suara orang, suara binatang, suara alam, dll. Tafsiran saya, RA’AM adalah sound effect. Tuhan pun ingin dalam ibadah kita ada sound effect yang akan lebih menghidupkan suasana dan memberi effect emosional/ emosi jemaat ikut terlibat.

Contoh dalam keseharian:

  • Seorang ayah yang sedang mendongeng pada anaknya, berusaha menghidupkan suasana sedemikian rupa dengan menirukan suara angin, suara kicauan burung, suara derap langkah kaki kuda, dll Semua dilakukan sang ayah agar si anak dapat mengimajinasikan cerita itu dengan lebih mendalam,

 

 

  • Demikian juga kita, saat kita memberikan sound effect pada suatu performance/ataupun pada suatu kisah atau bahkan khotbah yang sangat dramatis, maka hal itu akan menolong jemaat/umat dapat memiliki kedalaman emosi yang membekas untuk mereka lebih dapat terkesan akan Firman/Pesan/inti dari suatu penyampaian baik itu lewat drama/kotbah/cerita/performance/dll

 

PRAKTEK DENGAN LAGU:   ALLAHKU DAHSYAT

 

 

  • SHARAQ

 

SHARAQ adalah bersuit-suit/ bersiul untuk mencemooh musuh

 

Ekspresi SHARAQ adalah: bersuit, bersiul, menjadi melengking, mendesis sebagai panggilan atau cemoohan terhadap iblis/musuh.

 

 

  • Ayub 27:23 Oleh karena dia orang bertepuk tangan , dan bersuit-suit (SHARAQ) karena dia dari tempat kediamannya
  • Yehezkiel 27:36 Pedagang bangsa-bangsa bersuit-suit (SHARAQ) terhadapmu, akhir hidupmu mendahsyatkan, dan lenyap selamanya engkau.
  • I Raja 9:8 Dan rumah ini akan menjadi reruntuhan, sehingga setiap orang yang lewat akan tertegun, bersuit ( SHARAQ) dan berkata; Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada rumah ini?
  • II Taw 29:8 sehingga murka TUHAN menimpa Yehuda dan Yerusalem. Ia membuat mereka menjadi kengerian, kedahsyatan dan sasaran suitan (SH@REQAH- bentuk noun feminime dari SHARAQ- kalau SHARAQ adalah kata kerja/verb) seperti yang kamu lihat dengan matamu sendiri.
  • Ratapan 2:15-16 Sekalian orang yang lewat bertepuk tangan karena engkau. Mereka bersuit-suit (SHARAQ) dan menggelengkan kepalanya mengenai puteri Yerusalem: “Inikah kota yang disebut orang kota yang paling indah, kesukaan dunia semesta?” Terhadap engkau semua seterumu mengangakan mulutnya. Mereka bersuit-suit (SHARAQ) dan menggertakkan gigi: “Kami telah memusnahkannya!”, kata mereka , “Nah, inilah harinya yang kami nanti-nantikan, kami mengalaminya, kami melihatnya!”

Semua ayat-ayat tentang siulan di atas tersebut adalah ayat yang isinya tentang ejekan. Namun mengapa kita masukkan dalam ekspresi pujian dan penyembahan? Kita tidak sedang mengejek Tuhan bukan???

Sebenarnya  semua ekspresi kemenangan pada saat diekspresikan oleh umat pemenang, sebenarnya pada saat yang sama menjadi ekspresi ejekan bagi si musuh. Contohnya seperti ini:  Saat seorang juara diumumkan, biasanya sang juara akan bersiul-siul senang sekali  sambil lewat di hadapan musuhnya sebagai tanda kemenangan, pada saat itulah si rival/lawan seakan dipermalukan saat mendengar siulan tersebut karena dia ada dalam kekalahan.

Dalam ibadah terkadang ada syair-syair seperti : menginjak-injak iblis, menghancurkan kuasa iblis, dll kita dapat ekspresikan dengan bersiul .

Karena saat kita bersiul kita sedang mengekspresikan kemerdekaan dan kebebasan dan kelepasan seorang pemenang yang sangat senang sekali di hadapan musuh-musuhnya.

Contoh dalam Keseharian:

  • Dalam sebuah pertandingan, saat diumumkan siapa pemenang, terkadang si pemenang lewat di hadapan musuh sambil bersiul-siul untuk membuat musuh semakin kesal atas kesenangan yang didapatkan oleh si pemenang.

Apakah bersiul/bersuit ini tampaknya terlalu urakan…?? Bagaimana dengan ayat-ayat berikut ini….??

  • Zakharia 10:8 Aku akan bersiul (SHARAQ) memanggil mereka dan Aku akan mengumulkan mereka, sebab Aku sudah membebaskan mereka, dan jumlah mereka menjadi banyak seperti dahulu.
  • Yesaya 5:26 Ia akan melambaikan panji-panji kepada bangsa yang dari jauh, dan akan bersuit (SHARAQ) memanggil mereka dari ujung bumi; sesungguhnya mereka akan datang dengan segera, dengan cepat !
  • Yesaya 7:18 Pada hari itu akan terjadi; TUHAN bersuit ( SHARAQ) memanggil lalat yang ada di ujung anak-anak sungai Nil, dan memanggil lebah yang ada di tanah Asyur.

 

Dalam ketiga ayat ini ternyata Tuhan pun memakai siulan/suitan untuk memanggil umat-Nya, bahkan untuk memanggil lalat dan lebah. Bagaimana bisa terjadi hal seperti ini?

 

Siulan merupakan semacam kode yang bisa dikenali oleh orang yang saling dekat/saling kenal satu sama lain, contohnya suami isteri/sahabat/teman karib, dll. Karena dalam siulan ada sesuatu yang sangat khas/ciri khas.

 

Sama seperti juga  Yesus sebagai seorang Gembala dikenali oleh domba-domba-Nya dari Suara-Nya

 

Yohanes 10:4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. (PHONE)

 

Kata PHONE/ suaranya mengandung arti:

Suara, dengan suara, bunyi, suatu suara, suara-Nya, deru, desau, berbunyi, perkataan, berseru, bahasa, dengan teriak, suara-suara, nada, suara bising atau gemuruh, teriakan ,ucapan, pidato.

 

Domba mengenal suara gembala dalam arti apa pun yang keluar dari mulut gembala, baik itu berupa bunyi, suara, desau, perkataan, NADA ( bisa jadi ini berupa siulan/nyanyian/lagu/kode nada/senandung/intonasi tertentu saat memanggil nama –nama domba…dll), bahkan mungkin juga suara ngorok-nya pun dikenali oleh domba-dombanya.

 

Kesimpulannya, Tuhan pun memakai suitan/siulan dalam keakraban-Nya dengan umat-Nya. Itu bukan suatu yang urakan, hanya orang yang akrab satu sama lain bisa mengerti dan mengenali apa kode di balik tiap siulan/suitan dari sahabatnya/suami/isterinya. Siulan ini bukanlah sebuah ejekan terhadap lawan.

 

Setelah panjang lebar kita membahas siulan berupa ejekan terhadap musuh dan siulan keakraban antara gembala dengan domba-dombanya, sekarang bagaimana penerapannya dalam praise and worship..??

 

Siulan/ suit-suitan seperti apa yang kita pakai dalam praise and worship…??

Adalah siulan yang seperti pada burung-burung di udara.

 

 

 

Yaitu QOWL

 

QOWL adalah Bersiul

 

Ekspresi QOWL adalah: Bersiul, berbunyi, bersenandung, bersuit dalam sorak-sorai, membuat keributan dengan siulan, memperdengarkan, melagukan dengan siulan atau senandungan, menyenandungkan suara. Menyanyikan sebuah lagu yang sudah kita kenal, tanpa syair, semua syairnya kita ganti dengan huuuu/haaaa/dll ( disenandungkan)

 

Ayat tentang QOWL adalah:

 

  • Mazmur 104:12 di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul (QOWL) dari antara daun-daunan.

 

Bagaimana mungkin ekspresi dari binatang seperti burung ini kita adopsi dalam praise and worship?

 

Perhatikan seluruh pasal daripada Mazmur 104 yang mengkisahkan bagaima kekaguman pemazmur akan perbuatan Tuhan, yang dijadikan Tuhan dengan kebijaksanaan, bumi dipenuhi dengan ciptaan Tuhan ( ayat 24), dan dikatakan di ayat 31 Tuhan bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya – (dimana salah satu perbuatan-Nya dijabarkan di ayat 12 tadi, bagaimana Dia menciptakan burung-burung yang bisa BERSIUL/ BERKICAU. )

 

Dan pasal ini diawali dengan ayat 1 . Pujilah  (BARAK) Tuhan, hai jiwaku!

 

Serta ditutup dengan ayat –ayat penutup pada ayat 33

 

Aku hendak menyanyi (SHIYR) bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur (ZAMAR) bagi Allahku selagi aku ada.

 

Dan ayat paling penutup sekali kembali mengatakan di ayat 35

 

Pujilah  (BARAK) Tuhan, hai jiwaku!  Haleluya (Yahh- HALAL)

 

Kesimpulannya, bukan hal remeh sebuah nyanyian merdu para burung-burung, karena kicauan mereka , siulan mereka, menjadi inspirasi bagi Daud untuk terus mengekspresikan pujian dan penyembahan pada Tuhan selama dia hidup.

Kita bisa bersiul/bersenandung/menyenandungkan sebuah lagu yang kita kenal syairnya, kita nyanyikan tanpa syair, hanya kita kidungkan nadanya saja dengan sebuah senandung, semisal huuuuuu—huuuuu, haaaaa-aaaa  —haaa dst.

 

Jangan mau kalah sama burung-burung di udara !

 

Karena Tuhan ternyata menyukai puji-pujian dari segala mahluk termasuk dari burung-burung ini !

  • Mazmur 145:21 Mulutku mengucapkan puji-pujian (T@HILLAH) kepada TUHAN dan biarlah SEGALA MAKHLUK memuji (BARAK)  nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya
  • Mazmur 150:6 Biarlah SEGALA YANG BERNAFAS memuji (HALAL) Tuhan, Haleluya !
  • Mazmur 66:4 Seluruh bumi sujud menyembah (SHACHAH ) kepada-Mu, dan bermazmur (ZAMAR) bagi-Mu, memazmurkan (ZAMAR)  nama-Mu. Sela.

 

Praktek dengan lagu : LEBIH DARI PEMENANG

 

 

  1. SIGE

SIGE adalah BERDIAM DIRI

Ekspresi SIGE adalah: kesunyian, sunyi senyaplah, ketenangan, keheningan, berdiam, membisu, tak berbunyi, berhenti berbicara, menjadi tenang (laut), bermeditasi, refleksi, berdoa, merenung.

Ayat terkiat SIGE adalah:

  • Wahyu 8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah (SIGE) di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.

Contoh dalam keseharian:

  • Sepasang kekasih yang tidak banyak bicara satu sama lain, cukup puas hanya dengan memandangi kekasihnya. Demikian juga terkadang bukan dengan cara hingar bingar kita menemukan percakapan dengan Tuhan, melainkan terkadang di dalam kesunyian.

 

Praktek dengan : setelah menyanyikan lagu

 

SEJAUH TIMUR DARI BARAT

 

Sejauh timur dari barat Engkau membuang dosaku

Tiada Kau ingat lagi pelanggaranku

Jauh ke dalam tubir laut Kau melemparkan dosaku

Tiada Kau perhitungkan kesalahanku

 

Betapa besar kasih pengampunan-Mu Tuhan

Tak kan pandang hina hati yang hancur

Ku berterima kasih kepada-Mu ya Tuhan

Pengampunan yang Kau beri pulihkanku

 

MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN

 

Kau Menanggung Kutuk Dosaku

Betapa Pun Besarnya Itu

Sehingga Bapa Di Surga

Memalingkan Wajah Dari-Mu

Kau Lunasi Hutang Dosaku

Betapa Pun Mahalnya Itu

Tak Pernah Sekali Jua

Kau Mengungkit Lagi Masa Lalu

Reff :

Mengampuni Dan Melupakan

Itulah Yang Engkau Lakukan (Ajarkan)

Supaya Ku ‘Kan Mengampuni

Dan Melupakan

 

EKSPRESI DENGAN CARA SPONTANITAS

  • PSALLO

PSALLO adalah: aku akan menyanyi dan memuji, bersorak, bermazmur, menyanyikan mazmur, membuat melodi.

Ekspresi PSALLO adalah: making melody, berbahasa roh dengan menyanyikannya, menyanyikan melody spontan dengan bahasa Indonesia/bahasa lain yang dapat dimengerti. Making melody diiringi string. Menyanyikan nubuatan dengan cara making melody.

Ayat Alkitab yang mencantumkan PSALLO  ini adalah:

  • I Kor 14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji (PSALLO) dengan rohku (PNEUMA) , tetapi aku akan menyanyi dan memuji (PSALLO)  juga dengan akal (NOUS)

Tafsiran saya PSALLO ini dari arti-arti dalam bahasa aslinya, mengandung juga unsur masa depan ( semacam nubuatan yang dinyanyikan), juga mengandung pengertia memetik/menggetarkan/accord/senar/instrument berdawai, jadi bisa disimpulakn PSALLO ini diiringi oleh string/ instrument gesek/instrument berdawai.

PNEUMA : Roh, roh, Roh-Nya, rohku, bersemangat, hati, terharu, nafas, nyawa, dalam hati-Nya,Roh Kudus

NOUS : akal budi, pikiran, bijaksana, dapat dimengerti, budimu.

Contoh dalam keseharian:

  • Ekspresi seorang yang sedang senang/ bersukacita pasti akan menyanyi-nyanyi dengan spontan, bersenandung. Misalnya ketika anaknya jadi juara kelas. Demikian juga ada ekspresi spontan kita pada Tuhan karena sukacita yang Tuhan berikan.
  • Ekspresi seorang yang sangat mengagumi kecantikan/ketampanan anaknya sendiri dan saat menimang-nimang akan muncul pujian spontanitas dalam bentuk nyanyian spontan. Demikian juga ada ekspresi spontan yang muncul dari hati kita saat kita memuji kedahsyatan Tuhan.

Praktek; Making melody dalam bahasa roh dan bahasa manusia

 

  • KARAR

KARAR adalah MENARI-NARI SECARA SPONTAN

Ekspresi KARAR adalah: menari-nari, berputar-putar, membuat gerakan pusaran.

Ayat tentang KARAR ini adalah ayat terkenal yang mengungkapkan di mana Daud menari-nari di hadapan TUHAN, pada saat tabut Allah dipindahkan ke Yerusalem.

  • II Sam 6: 14 Dan Daud menari-nari ( KARAR) di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.

Penafsiran saya, tarian Daud  ini adalah tarian spontan. Dan tariannya banyak mengandung gerakan berputar-putar, dan tentu tarian ini membutuhkan banyak tenaga, sampai berkeringat.

Gerakan dari tarian ini menurut penafsiran saya bukan tarian dari beberapa penari yang gerakannya bisa seragam.

Contoh dalam keseharian:

  • Ekspresi seorang yang sangat bersukacita pastilah tanpa sadar menari , misalnya seseorang anak yang senang sekali karena mendapat hadiah sepeda baru dari ayah. Atau seorang pemain bola yang baru saja mencetak goal. Demikianlah kita akan menari –nari saat kita alami kemerdekaan yang dari TUHAN.
  • Ekspresi seseorang yang menang dari peperangan adalah menari-nari dan ini adalah asal muasal kuno dari munculnya tarian di suku apa pun di dunia ini. Demikianlah kita adalah umat yang lebih dari pemenang, maka kita akan ekspresikan kemenangan dalam tarian.

Praktek dengan lagu :

BILA ROH ALLAH ADA DI DALAMKU

Bila Roh Allah ada di dalamku

Ku kan menari sperti Daud menari

Ku kan menari, Ku kan menari,

Ku kan menari, sperti Daud menari

 

EKSPRESI DENGAN ACARA

  • HALAL

Halal adalah PUJIAN  dalam sebuah perayaan

Ekspresi Halal adalah berpesta dalam pujian, mempersiapkan sebuah pementasan yang gila-gilaan untuk Tuhan, ibadah raya, dll

Halal adalah akar kata Ibrani utama untuk pujian. Kata kita “haleluya” berasal dari kata dasar ini. Ini berarti “untuk memuji, untuk kemuliaan, menjadi jelas, bersinar (seperti sinar bintang atau matahari dan bulan), untuk bermegah, membuat suatu acara (show), untuk pesta perayaan sampai malam ( rave) , merayakan, dan ketika memuja Allah , menjadi clamorously /bodoh ( dengan cara yang menarik perhatian), berbuat pura-pura gila. Menyelenggarakan ibadah raya, menyelenggarakan konser musik gereja, menyelenggarakan KKR, dll

Ayat yang memakai kata HALAL adalah:

  • Mazmur 22:23 kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, ( HALAL) , hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!
  • Mazmur 44:8 Karena Allah kami menyanyikan puji-pujian ( HALAL) sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya.
  • Mazmur 63:5 Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji ( HALAL) .
  • Mazmur 69: 35 Biarlah langit dan bumi memuji-muji (HALAL) Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.
  • Mazmur 149:3 Biarlah mereka memuji-muji (HALAL) nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
  • Mazmur 148:3 Pujilah (HALAL) Dia, hai matahari dan bulan, pujilah (HALAL) Dia, hai segala bintang terang !

Contoh ekspresi perayaan dalam kehidupan keseharian

  • Seorang papa mama yang mengasihi anaknya, akan membuat surprise party/ pesta kejutan untuk memberi sukacita pada anaknya yang berulang tahun. Dan pesta itu dibuat secara gila-gilaan baik dari hadiahnya, yang diundang, kuenya, dll. Demikian juga saat kita mengasihi Tuhan, kita akan berbuat yang gila-gilaan demi menyenangkan hati-Nya.

Non Praktek lagu

 

  • LATREUO

LATREUO adalah PENYEMBAHAN DENGAN CARA IBADAH

Ekspresi LATREUO adalah beribadah, berbakti, melakukan ibadah, aku menyembah, aku berbakti, melayani, mempersembahkan, membuat layanan suci  atau penghormatan, upacara, imam, memimpin, penyembah, menjadi hamba/ budak, menyediakan waktu khusus. Datang ke rumah Tuhan/ ke gereja.

Ayat tentang LATREUO tercantum di :

  • Wahyu 22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah (LATREUO) kepada-Nya.

Penerapan dalam keseharian:

  • Seperti seorang hamba/budak yang melayani Tuannya untuk menyenangkan hati tuannya . Demikian juga kita menempatkan Tuhan sebagai Tuan yang kita layani dalam sebuah ibadah suci.

Non Praktek lagu

 

 

 

  • HALIKAH

HALIKAH  adalah PERARAKAN/ PROSESI

Ekspresi HALIKAH adalah membuat arak-arakan, rombongan, barisan pasukan, perbuatan-Mu, perjalanan-Nya,bergerak keluar, jalan-jalan, berjalan, mars/ berderap, prosesi ibadah, dll

Ayat tentang HALIKAH ada di

Mazmur 68: 24 Orang melihat perarakan-Mu (HALIKAH)  , ya Allah, perarakan Allahku, Rajaku, ke dalam tempat kudus.

Tafsiran saya yang membedakan antara HALIKAH dengan CHAGAG adalah pada Halikah bukan merupakan suatu pesta, jadi orang-orang yang mengikuti perarakan ini berjalan berderap bersama, tetapi tidak dibuat kostume pesta/kostum karnafal/kostume khusus.

Tetapi pada CHAGAG adalah sebuah pesta, jadi ada orang-orang yang memakai kostume khusus sesuai hari raya itu, mungkin ada juga makanan-makanan yang khas hari raya tersebut juga disediakan, dlsb.

Contoh keseharian:

  • Prosesi dari drumband di jalan-jalan, mereka berderap, melangkah bersama dan turun ke jalan-jalan.

Praktek dengan lagu:

DATANGLAH KE BAIT-NYA

Datanglah ke bait-Nya

Dengan hati bersyukur

Ke dalam pelataran-Nya dengan hati bersuka

Rasakan dan lihatlah betapa baikNya baiknya Tuhan

Bagi yang berlindung pada-Nya akan besorak sorai

Akan sorak sorai

Bersyukurlah pada Tuhan sebab Ia baik

Bahwasannya tuk selamanya kasih setia-Nya

Bersyukurlah pada Tuhan sebab Ia baik

Bahwasannya tuk selamanya kasih setia-Nya

 

 

 

  • CHAGAG

CHAGAG   adalah PESTA PERARAKAN/ PAWAI

Ekspresi CHAGAG adalah: merayakan, perayaan untuk memelihara hari raya, pawai yang sakral, menari, terhuyung, bergerak melingkar dalam suatu prosesi sakral, pesta, berbaris dalam suatu perarakan, mengamati festifal atau pesta, merayakan, mengikuti pesta yang meriah sampai pusing/terhuyung / mabuk

Ayat tentang CHAGAG ada di :

Mazmur 42:4 Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah-gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan (CHAGAG)

Tafsiran saya yang membedakan antara HALIKAH dengan CHAGAG adalah pada Halikah bukan merupakan suatu pesta, jadi orang-orang yang mengikuti perarakan ini berjalan berderap bersama, tetapi tidak dibuat kostume pesta/kostum karnafal/kostume khusus.

Tetapi pada CHAGAG adalah sebuah pesta, jadi ada orang-orang yang memakai kostume khusus sesuai hari raya itu, mungkin ada juga makanan-makanan yang khas hari raya tersebut juga disediakan, dlsb.

Contoh keseharian:

  • Karnafal memperingati HUT RI

 

EKSPRESI DENGAN GAYA HIDUP/ LIFESTYLE

  • EULABEIA

EULABEIA dalah RASA TAKUT AKAN TUHAN

Ekspresi EULABEIA adalah : takut akan Tuhan, hidup saleh, hidup dalam kebenaran, hidup dalam kehati-hatian, hidup bijaksana, menghindari dosa karena menghormati Allah. Penyampaian firman Tuhan agar jemaat hidup dalam takut akan Tuhan melalui khotbah, renungan, sharing, dll. Mendengarkan pesan Tuhan, mendengarkan khotbah, Penelitian Alkitab, Sharing Firman Tuhan, kesaksian, dll

Ayat yang membahas EULABEIA adalah

  • Ibrani 12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan (EULABEIA)

Contoh dalam keseharian:

  • Seseorang yang setia terhadap pasangannya, tidak mau selingkuh bukan karena takut ketahuan atau takut pasangannya marah, melainkan karena takut melukai hati pasangannya.

KESIMPULAN SESI EKSPRESI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Yesaya 42: 10-13

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN

dan pujilah Dia dari ujung bumi !

Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya

dan pulau-pulau dengan segala penduduknnya.

Biarlah padang gurun menyaringkan suara

dengan kota-kotanya dan dengan dewa-desa yang didiami Kedar !

Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu,

baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!

Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN,

dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.

TUHAN keluar berperang seperti pahlawan,

seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur;

Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik,

terhadap musuh-musuh-Nya  Ia membuktikan kepahlawan-Nya.

 

Dari ayat ini kita pahami bahwasannya Ekspresi Tuhan sebagai Pahlawan/ Panglima Perang adalah:

Dia membangkitkan semangat-Nya sendiri ( mengekspresikan diri sendiri-) untuk bertempur

Dan yang Dia lakukan adalah dengan ekspresi:

  • Tempik sorak
  • Memekik terhadap musuh-musuhNya.
  • Dia membuktikan kepahlawanan-Nya. (artinya Dia bertindak, bertempur, berperang)

Jadi apakah ekspresi seperti ini kita anggap URAKAN , apabila Tuhan sendiri mencontohkan Diri-Nya sendiri sebagai pahlawan yang bersemangat, bertempik sorak, memekik terhadap musuh-musuh-Nya. Ternyata dalam peperangan Dia begitu HEBOH.

Jadi jika di Alkitab ditunjukkan semua ekspresi pujian dan penyembahan, semuanya mengarah ke satu kesimpulan, bahwa PADA SAAT YANG SAMA SAAT KITA MEMUJI DAN MENYEMBAH TUHAN DENGAN EKSPRESIF YANG ALKITABIAH, TANPA KITA SADARI SEBENARNYA PADA SAAT YANG SAMA KITA SEDANG BERPERANG MELAWAN PENGHULU DI UDARA ALIAS IBLIS.

Tak heran pada beberapa kasus, kesembuhan itu terjadi justru pada saat pujian baru saja dinaikkan/ atau pengkotbah belum naik ke mimbar.

Tak heran ada kasus bahkan latihan paduan suara pun bisa dipakai Tuhan mempertobatkan seseorang penonton.

Sumber :

Alkitab

http://www.sabda.com

http://buddysheets.tripod.com/hebrewwordsforpraise.htm

http://www.justworship.com/hebrewpraisewords.php

https://gasministry.wordpress.com/2009/12/19/doktrin-pujian-penyembahan/

PELAYANAN MUSIK, Mike and Viv Hibbert halaman 165-180

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lembar 6. Aktivitas Workshop Worship Leader

NOMOR PENGGOLONGAN NAMA EKSPRESI PRAKTEK DENGAN LAGU PENDAPAT ,PERASAAN ,PENGALAMAN ANDA
1 MUSIK VOCAL TEHILLAH – menyanyikan nyanyian pujian/ hymne  HOW GREAT THOU ART meadley woth HOW GREAT IS OUR GOD
2 MUSIK VOCAL SHIYR-SHUWR- menyanyikan nyanyian baru  Belajar sebuah lagu baru : Engkau Alasan Ku Hidup
3 MUSIK VOCAL ADO- menyanyi dengan menggantikan syair lagu Kau Kusembah, Amazing Grace, Haleluya 12 X
4 MUSIK VOCAL ANAH- menyanyi berbalas-balasan Allah yang setia ( Yesus Kau telah memulai)Lebih dari Pemenang
5 MUSIK VOCAL CAPHAR- nyanyian kesaksian dari pengalaman hidup pencipta lagu Bapa Sentuh Hatiku
6 MUSIK VOCAL ROWMAM- pujian peninggian oleh seorang solis Memazmurkan Mazmur 66; 13-20 oleh solis
7 MUSIK INSTRUMENTAL ZAMAR- bermazmur dengan diiringi alat musik dengan puisi/lyric spontan Praktek Bermazmur dengan making melody ( lihat lampiran progressif  chord penyembahan)
8 dan 9 MUSIK INSTRUMENTAL NAGAN-  N@GIYNAH memainkan alat musik string untuk mengirini lagu atau nubuatan Nyalakan apimuMemainkan string selama khotbah berlangsung
10 MUSIK INSTRUMENTAL ZIMRAH- potongan musik untuk mengiringi lagu, instrumentalia, melody Tuhan Raja Maha Besar
11 ALAT-ALAT MUSIK NEBEL- gambus More More More
12 ALAT-ALAT MUSIK KINNOWR-kecapi More More More
13 ALAT-ALAT MUSIK SHOWPHAR-sangkakala More More More
14 ALAT-ALAT MUSIK ‘UWGAB-seruling More More More
15 ALAT-ALAT MUSIK TS@LATSAL-ceracap More More More
16 MUSISI NATSACH, menjadi pemimpin biduan/kepala musik/penyanyi 

 

Non praktek lagu
17 MUSISI ZAMMAR- seorang musisi, penyanyi, pemain musik  Non praktek lagu
18 KATA-KATA MIZMOWR- syair/lyric/puisi yang dimasukkan dalam nada, membuat suatu melody Melody Spontan : Mazmur 15Menyanyikan syair dari Mazmur 75, dengan nada melody Oh Betapa Indahnya ( Maz 133)

Menyanyikan Mazmur 133

 

19 KATA-KATA KABOD- ajakan untuk memuliakan TUHAN Hari Ini
20 KATA-KATA RINNAH- memproklamasikan kemenangan semacam yel yel Praktek Rinnah setelah menyanyikan lagu Betapa Hebat
21 TUBUH-TANGAN TOWDAH- pujian pengucapan syukur dengan mengangkat tangan dalam sembah sujud Sambutlah Yesus
22 TUBUH-TANGAN YADAH- pujian pengakuan, pujian syukur dengan mengangkat tangan sambil berdiri Yesus Kami Puja
23 TUBUH-TANGAN NACAH- memuji Tuhan dengan cara mengangkat tangan untuk mengarahkan hati kepada TUHAN Mengajak jemaat mengarahkan hati pada Tuhan dengan mengangkat tangan sambil berdoa
24 TUBUH-TANGAN CALAL- pujian peninggian/ pujian junjungan dengan cara mengangkat kedua tangan lurus ke depan/ ke atas Tinggikan Diri-Mu
25 TUBUH-TANGAN GADAL- pujian pengagungan/ pujian kemegahan Tuhan dengan cara mengembangkan tangan Besar Anugrah-Mu
26 TUBUH-TANGAN MACHA- bertepuk tangan sebagai tanda pengagungan Nyanyi bagi Dia
27 TUBUH-TANGAN KAPH- bertepuk tangan sambil menghentakkan salah satu kaki Bangkit S’rukan Nama Yesus
28 TUBUH-TANGAN TAGA- bertepuk tangan secara serentak dalam irama dan tempo yang sama Kami T’rima
29 TUBUH-TANGAN SAPHAQ- mengepalkan tangan untuk mengejek / mengolok-olok musuh 

 

 

 

Allah Bangkit
30 TUBUH-TANGAN PARAS- doa pengharapan dengan merentangkan tangan Bagaikan Tanah Kering
31 TUBUH-KAKI ALATS- lompatan kemenangan Penebusku Hidup
32 TUBUH-KAKI ALAZ- lompatan kemenangan disertai putaran sampai pusing Penebusku Hidup
33 TUBUH-KAKI RAQAD- berjingkrak-jingkrak Penebusku Hidup
34 TUBUH-KAKI DALAG- melompat tinggi Penebusku Hidup
35 TUBUH-KAKI PAZAZ- meloncat-loncat kegirangan Penebusku Hidup
36 TUBUH-KAKI RAGAD- melompat sambil menari Penebusku Hidup
37 TUBUH-KAKI QUWM- berdiri di hadapan TUAHN Haleluya Kau Allah yang Besar
38 TUBUH-LUTUT BARAK- pujian pemujaan dengan cara berlutut Kubawa Korban Syukur
39 TUBUH-LUTUT SHACHAH- hormat bersujud Dalamnya kasih-Mu Bapa
40 SEKUJUR TUBUH KARA- tersungkur menyembah Ku Masuk Ruang Maha Kudus
41 PUNGGUNG KABED- pujian penghormatan dengan cara membungkuk Mulia Bagi Anak Domba
42 PUNGGUNG PROSKUNEO- penyembahan dalam keintiman dengan cara bersujud sampai dahi menyentuh tanah Berhembuslah Roh Kudus
43 MENARI GIYL-GUWL- ekspresi sukacita dengan berputar-putar di sekitar Tuhan Memb’riku kegirangan
44 MENARI GIYL- ekspresi sukacita dengan membuat lingkaran Roh Tercurah dari Surga
45 MENARI MACHOWL- tarian sukacita/ kegirangan dengan menggunakan gerakan dasar tarian rakyat Biar S’gala yang Bernafas
46 MENARI MECHOWLAH- tarian kemenangan/ tarian pemulihan dengan menirukan gerakan pemimpin Aku Jalan Kebenaran dan Kehidupan
47 BENDA DAGAL- mengangkat panji-panji Lebih dari Pemenang
48 BENDA HILLUWL- nyanyian penuaian/ nyanyian perayaan sambil mempersembahkan persembahan Persembahan
49 EMOSI/SIKAP HATI PATSACH- bergembira karena TUHAN  Sukacita Surga
50 EMOSI/SIKAP HATI SAMACH- sukacita yang beralasan Sukacita Surga
51 EMOSI/SIKAP HATI SASON- menyambut gembira Firman Tuhan yang akan disampaikan Ku kan Terbang
52 EMOSI/SIKAP HATI SUWS- girang yang sengaja dipertunjukkan Sukacita Surga
53 SUARA SHABACH- tempik sorak peperangan Soraklah Haleluya
54 SUARA RUWA- sorakan mengelu-elukan Anggur Baru
55 SUARA RANAN- teriakan kemenangan Biarlah rohmu menyala-nyala
56 SUARA R@NANAH- suara kegirangan Bersyukurlah
57 SUARA T@RUWAH- pekik peperangan/ sorakan komando perang Allahku Dahsyat
58 SUARA RA’AM- membuat suara guntur/petir/ soundeffect untuk menghadirkan suasana Allahku Dahsyat
59 SUARA SHARAQ- bersuit-suit/ bersiul untuk mencemoohkan musuh Lebih dari Pemenang
60 SUARA SIGE- berdiam diri Berdiam diri setelah menyanyikan lagu Sejauh Timur dari Barat, Mengampuni dan Melupakan
61 SPONTANITAS PSALLO- making melody dengan bahasa roh dan bahasa manusia Making melody dengan progressif chord yang ada
62 SPONTANITAS KARAR- menari-nari secara spontan Bila Roh Allah ada di dalamku
63 ACARA HALAL- pujian dalam perayaan Non praktek lagu
64 ACARA LATREUO- penyembahan dengan cara ibadah Non praktek lagu
65 ACARA HALIKAH- perarakan / prosesi Datanglah ke Bait-Nya
66 ACARA CHAGAG- perarakan/ pawai Non praktek lagu
67 GAYA HIDUP EULABEIA- rasa takut akan Tuhan Non praktek lagu

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: